Connect With Us

80 Persen Lahan untuk Kereta Bandara Sudah Dibebaskan

Denny Bagus Irawan | Jumat, 2 Desember 2016 | 18:00

Pembangunan Rel Kereta Bandara Soekarno-Hatta. (Kompas.com / Andreas)

 

TANGERANGNews.com-Pembebasan lahan kereta Bandara Soekarno-Hatta di area Kota Tangerang sampai saat ini sudah mencapai 80%. Total bidang yang harus dibebaskan seluas 36 hektare yang meliputi lima kecamatan dan delapan Kelurahan di Kota Tangerang. 

"Sementara terkait detail perkembangannya mungkin nanti bisa ditanyakan langsung ke BPN, karena Pemkot Tangerang hanya memfasilitasi terkait sosialisasi ke masyarakat," kata Kabag Humas Pemkot Tangerang, Wahyudi Iskandar, Jumat (2/12/2016). 

Terkait pendapatan daerah dari kereta bandara secara langsung belum ada. Menurut dia, tidak ada. Namun yang jelas kereta bandara akan sangat membantu aksesibilitas masyarakat Kota Tangerang ke Bandara. 

"Ataupun sebaliknya, dan ini akan berdampak signifikan terhadap kondisi lalu lintas di Kota Tangerang," katanya. 

Artinya dengan keberadaan Kereta Bandara Soekarno-Hatta akan akan membuka peluang investasi di Kota Tangerang. "Diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat Kita Tangerang," ujarnya. 

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill