Connect With Us

80 Persen Lahan untuk Kereta Bandara Sudah Dibebaskan

Denny Bagus Irawan | Jumat, 2 Desember 2016 | 18:00

Pembangunan Rel Kereta Bandara Soekarno-Hatta. (Kompas.com / Andreas)

 

TANGERANGNews.com-Pembebasan lahan kereta Bandara Soekarno-Hatta di area Kota Tangerang sampai saat ini sudah mencapai 80%. Total bidang yang harus dibebaskan seluas 36 hektare yang meliputi lima kecamatan dan delapan Kelurahan di Kota Tangerang. 

"Sementara terkait detail perkembangannya mungkin nanti bisa ditanyakan langsung ke BPN, karena Pemkot Tangerang hanya memfasilitasi terkait sosialisasi ke masyarakat," kata Kabag Humas Pemkot Tangerang, Wahyudi Iskandar, Jumat (2/12/2016). 

Terkait pendapatan daerah dari kereta bandara secara langsung belum ada. Menurut dia, tidak ada. Namun yang jelas kereta bandara akan sangat membantu aksesibilitas masyarakat Kota Tangerang ke Bandara. 

"Ataupun sebaliknya, dan ini akan berdampak signifikan terhadap kondisi lalu lintas di Kota Tangerang," katanya. 

Artinya dengan keberadaan Kereta Bandara Soekarno-Hatta akan akan membuka peluang investasi di Kota Tangerang. "Diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat Kita Tangerang," ujarnya. 

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill