Connect With Us

Bekas Pohon Tumbang di Bitung Belum Dibersihkan

Mohamad Romli | Jumat, 12 Mei 2017 | 14:00

Tampak potongan batang pohon dan ranting, berserakan di sisi jalan jembatan Bitung, Jumat (12/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pohon tumbang disisi timur jembatan Bitung, Jalan Raya Serang beberapa waktu yang lalu sampai saat ini belum dibersihkan oleh petugas.

Pantauan TangerangNews.com, Jumat (12/5/2017) pukul 10.30 tampak bekas potongan batang, dahan serta ranting pohon masih berserakan di sisi jalan.

Pohon tersebut tumbang beberapa waktu yang lalu saat terjadi hujan deras dan angin kencang. Saat tumbang, pohon tersebut menimpa pagar disisi timur jalan, selain menimpa pagar, tampak juga berserakan ditanah kabel telepon yang putus.

Selain itu, arus lalu lintas pada pada saat kondisi padat kendaraan. Di ruas jalan ini kemacetan lalu lintas sering terjadi akibat antrian kendaraan yang akan masuk ke tol melalui pintu tol Bitung.

Camat Curug, Rahyuni saat dikonfirmasi TangerangNews.com langsung merespons. Dia mengatakan pihaknya akan segera membersihkan bekas pohon tumbang tersebut.

"Saya sudah teruskan informasinya ke Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Curug, saat ini mobil pengangkut sampah sedang meluncur ke lokasi tersebut," ujarnya.

BANDARA
Bandara Soetta Siap Layani 35 Ribu Jemaah Haji, Sediakan Makkah Route di Terminal 2F

Bandara Soetta Siap Layani 35 Ribu Jemaah Haji, Sediakan Makkah Route di Terminal 2F

Senin, 20 April 2026 | 17:29

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan 35.285 jemaah haji pada musim haji 1447 Hijriah/2026.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill