Connect With Us

Brak! 9 Warung mesum di Pagedangan Diratakan dengan Tanah

Mohamad Romli | Selasa, 16 Mei 2017 | 19:00

Bangunan liar yang berdiri diatas tanah milik pengembang Bumi Serpong Damai, di ratakan dengan Buldoser oleh Aparat gabungan 128 personel dari Kabupaten Tangerang, Selasa (16/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Sembilan bangunan liar yang berdiri di Kampung Cijantra, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang diratakan dengan tanah oleh petugas gabungan dari Polsek Pagedangan, Koramil Legok dan Satpol PP Kecamatan Pagedangan, Selasa (16/5/2017).

Selain berdiri diatas tanah milik pengembang Bumi Serpong Damai, bangunan liar tersebut juga diduga digunakan untuk menjual minuman keras dan praktek prostitusi.

Penertiban tersebut berjalan lancar, tidak ada perlawanan dari pemilik warung remang-remang tersebut, karena sebelum dilakukan pembongkaran, bangunan liar tersebut sudah dikosongkan oleh pemiliknya.

"Selama hampir setahun, pemilik warung sudah diberikan himbauan untuk Mengosongkan bangunan, hari ini eksekusinya," ujar Kapolsek Pagedangan, AKP Army  Sevtiansyah, Selasa (16/5/2017).

Dalam pembongkaran tersebut, 128 personel gabungan diturunkan.

"Pembongkarannya menggunakan alat berat, kami hanya melakukan pengamanan saja," tambahnya.

Dalam waktu yang relatif singkat, sembilan bangunan liar tersebut pun diratakan dengan tanah.

"Hanya sekitar lima jam, kegiatan dimulai pukul 09.00 dan selesai pukul 14.00," terangnya.

Dilokasi tersebut, kata AKP Army menjadi tempat peredaran minuman keras bahkan sampai praktek prostitusi, masyarakat di sekitar lingkungan tersebut pun menjadi resah.

"Kami mendapat banyak laporan dari masyarakat. Namun sebelum dilakukan pembongkaran, kami berikan himbauan terlebih dahulu untuk dikosongkan, dan hasilnya kegiatan pembongkaran berjalan lancar dan kondusif," tandasnya. (RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill