KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Serang Km 26, Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja.
Tabrakan tersebut terjadi antara sepeda motor RX King bernopol B-6069-CBA dengan truk kontainer B-9926-JO, Kamis (18/5/2017).
Kanit Laka Lantas Polresta Tangerang, AKP Jaenal Abidin Harahap mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30.
Saat itu, truk trailer bermuatan 20 pit yang dikemudikan Barisman Simanjuntak tengah melaju dari arah Balaraja ke Serang. Namun, Saat di kilometer 26 tersebut, dari sisi kiri jalan yang sedang diperbaiki itu, dari arah yang sama juga melaju motor RX King yang dikendarai Tolib Hidayat.
"Sepeda motor jatuh terpeleset karena menginjak batu krikil. Kemudian masuk ke samping kiri truk trailer, korban terlindas ban belakang truk sebelah kiri," katanya.
Dalam peristiwa tersebut, paha kiri serta lutut korban pun robek. warga yang berada dilokasi kecelakaan tersebut berusaha memberikan pertolongan kepada korban.
Namun nyawa korban yang diketahui dari KTP-nya tercatat warga Kampung Gebang RT 02/02, Desa Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang itu tidak tertolong. Korban pun meninggal dunia di lokasi.
"Jasad korban kemudian dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang," tandasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews