Connect With Us

Pinjam Uang Ditolak, Motif Pembunuhan Sadis di Pamulang

Yudi Adiyatna | Kamis, 18 Mei 2017 | 09:00

Pembunuhan yang terjadi di Komplek Taman Kedaung kini diberi garis batas dari polisi, Rabu (17/05/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Tewasnya seorang anak remaja berusia 14 tahun yang ditemukan tewas bersimbah darah di Kompleks Taman Kedaung Jalan Mawar XII Blok D, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang kota Tangerang Selatan, Rabu(17/05/2017) mulai sedikit terungkap.

Menurut keterangan Basuki (70) salah seorang tetangga korban yang ditemui  TangerangNews.com di lokasi kejadian Kamis (18/05/2017) diketahui awalnya ada dua orang pelaku berinisial M dan A yang datang kerumah korban untuk meminjam sejumlah uang

"Awalnya pelaku datang ke warnet tempat Raul bekerja untuk minta diantarkan ke Ibunya di rumah untuk meminjam uang,"ungkap Basuki.

Oleh Raul, kedua orang tersebut diantarkan kerumahnya. Di dalam rumah pelaku mencoba membujuk Ipoh (45) Ibunda Raul untuk meminjam uang Rp10 juta.

Namun, dikarenakan permintaan pelaku tidak dipenuhi korban, pelaku yang marah menyerang korban dengan obeng. Melihat sang Ibu diserang pelaku, secara spontan Raul memasang badan melindungi Ibunya dengan memeluknya. 


Menurut keterangan tetangga yang enggan disebutkan namanya, Ipoh (45)  memang dikenal sering meminjamkan uang kepada tetangganya. 

" Ayahnya Raul itu dulu pemilik koperasi, suka meminjamkan uang. Semenjak Ayahnya meninggal, sisa sisa usahanya dilanjutkan oleh istrinya (Ipoh)," ungkapnya.

Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan dari Kepolisian ihwal kebenaran informasi tersebut.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill