Connect With Us

Kisruh PPDB, Bupati Tangerang Akan Sambangi Kemendikbud

Mohamad Romli | Kamis, 13 Juli 2017 | 18:30

Bupati Tangerang A Zaki Iskandar saat meninjau ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Kamis (13/7/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang, akan mendatangi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menanyakan langsung terkait dengan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru.

"Besok saya akan datang langsung ke Kemendikbud," ujarnya, Kamis (13/2/2017).

Langkah tersebut ditempuh setelah sebelumnya Bupati Tangerang mengirimkan surat untuk meminta peraturan tersebut ditinjau ulang, karena ada beberapa hal yang diatur di dalamnya tidak sesuai dengan kondisi di Kabupaten Tangerang. Namun surat tersebut sampai saat ini belum direspon.

Seperti diberitakan TangerangNews.com, Senin (11/7/2017), Bupati Zaki telah mengirimkan surat agar Permendikbud tersebut ditinjau ulang. Salah satunya adalah ketentuan mengenai rasio rombongan belajar.

Dalam Permendikbud tersebut rombongan belajar dalam satu kelas pada tingkat Sekolah Dasar (SD) paling sedikit 20 siswa dan maksimal 28 siswa, SMP minimal 20 siswa dan maksimal 32 siswa, SMA minimal 20 siswa maksimal 36 siswa, SMK minimal 15 siswa dan maksimal 36 siswa.

"Sementara rombongan belajar dalam RPJMD kita 38 orang, bukan 32 orang," imbuh Zaki.(RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill