Connect With Us

Sistem Zonasi PPDB Dianggap Banyak Berikan Keuntungan Orangtua Murid

Yudi Adiyatna | Kamis, 13 Juli 2017 | 17:00

Kantor Dinas Pendidikan Tangsel, di Jalan Buana Kencana Sektor 12 BSD, Serpong Tangsel, Kamis (13/7/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pro kontra yang terjadi selama Proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMP di Kota Tangerang Selatan beberapa waktu lalu, khususnya terkait sistem zonasi wilayah ternyata dianggap sebagian orang tua murid justru sebagai hal yang positif dibandingkan  tahun sebelumnySistem Zonasi Wilayah dalam PPDB yang baru diterapkan mulai tahun ajaran ini dianggap memberikan keuntungan bagi masyarakat yang tinggal berdekatan dan tak jauh dari Sekolah Negeri yang ada.

Seperti yang diungkapkan Nurrahman, salah seorang orangtua murid siswa SMPN 8 Tangsel yang ditemui TangerangNews.com, Kamis (13/7/2017) mengatakan, dirinya bersyukur dengan adanya peraturan zonasi saat ini, sehingga anaknya bisa diprioritaskan diterima di sekolah tersebut, karena memang rumahnya berdekatan.

"Alhamdulillah dengan peraturan zonasi sekarang yang awalnya saya ragu anak saya bisa masuk sekolah favorit, SMP Puspitek (SMPN 8) sekarang diutamakan bisa masuk," ungkap Nurrahman.

Selain itu, masih menurut Nurrahman, karena sekolah yang berdekatan dengan rumah tersebut, dirinya jadi lebih mudah mengawasi anaknya. Juga sang anak bisa lebih fokus dalam belajar karena tidak perlu repot menggunakan transportasi umum.

"Kalau sekolahnya deket kan enak, anak gak bakal telat masuk sekolah, terus kita juga mudah mengawasinya. Coba kalo tinggal di Setu terus sekolah di Pamulang butuh waktu dan biaya buat anak ke sekolah," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Taryono mengatakan, justru dengan peraturan mendikbud 17/2017 yang menjadi dasar PPDB ini istilah sekolah favorit sedikit demi sedikit akan dihilangkan. "Kedepan semua sekolah akan sama kualitasnya dan menjadi sekolah favorit juga," ungkap Taryono.

Selain itu, masih menurut Taryono dengan kebijakan sistem zonasi ini, maka nilai Nem tidak lagi jadi prioritas bagi seorang siswa untuk diterima di Sekolah Negeri. "Itulah untungnya, masyarakat dekat sekolah bisa masuk walau nilainya kecil. Tapi yang jauh bisa enggak diterima walaupun nilai lebih besar," ungkapnya.(RAZ)

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill