Connect With Us

Warga Kesal Jalan Raya Pasar Kemis Cuma Ditambal Usai Makan 4 Korban

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 17 Februari 2026 | 20:03

Kondisi Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, berlubang dan retak. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, mulai melakukan perbaikan di Jalan Raya Pasar Kemis dengan cara menambal lubang-lubang di ruas jalan tersebut menggunakan aspal.

‎Perbaikan ini dilakukan setelah jalan tersebut menewaskan sebanyak empat pengendara motor dalam kurun waktu dua minggu. 

‎Diketahui korban di antaranya berinisial M, 42, SM, 21, ML, 19, dan CRA, 18. Penyebab kecelakaan diduga tergelincir dan terjatuh usai menghindari lubang jalan, hingga terlindas truk bermuatan berat di sepanjang Jalan Raya Pasar Kemis. 

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, jalan yang menghubungkan tiga kecamatan yaitu Kecamatan Cikupa, Pasar Kemis, dan Rajeg ini sudah ditambal dengan menggunakan aspal. 

‎Terlihat aspal yang digunakan untuk menambal jalan berlubang ini pun sudah kembali mengelupas.

‎Bahkan masih ada beberapa titik yang kelihatan belum diperbaiki dan tampak masih berlubang yang berpotensi membahayakan pengendara. 

‎Salah seorang warga, Ahmad Yani mengaku merasa prihatin dengan kondisi jalan yang membuat empat pengendara itu tewas. 

‎Selain membahayakan pengguna jalan, menurutnya, kondisi jalan yang dipenuhi lubang ini juga dapat menghambat aktivitas warga. 

‎"Kalau setiap hari seperti ini jalannya rusak, imbasnya selain mengganggu aktivitas warga, ini juga membahayakan. Sudah ada empat orang yang meninggal dunia di jalan ini hanya dalam waktu dua minggu," ujarnya, Selasa 17 Februari 2026.

‎Yani menegaskan, perbaikan berupa tambal sulam yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang ini bukan merupakan solusi yang dibutuhkan oleh masyarakat. 

‎"Memang ada perbaikan, tapi itu enggak rata, cuma tambal sulam. Jadi hanya menutup lubang-lubang kecil saja, nanti ujung-ujungnya kalau musim hujan ini paling lama satu bulan udah hancur lagi," tegasnya. 

‎Karenanya, Yani berharap Pemkab Tangerang bisa serius dalam melakukan perbaikan pada Jalan Raya Pasar Kemis itu.

‎"Soalnya ini kan termasuk kawasan industri, jadi banyak mobil-mobil besar itu lewat, sehingga harusnya ngecornya itu juga pakai beton yang bagus," imbuhnya. 

‎Sementara itu, salah seorang warga lainnya, Encih Saputri mengatakan, dalam tiga tahun terakhir, dirinya tidak melihat adanya perbaikan total pada Jalan Raya Pasar kemis. 

‎"Seinget saya terakhir kali perbaikan itu tahun 2023 kalau tidak salah dan itu juga karena ada pelebaran jalan. Kalau yang di bagian tengah (jalan) itu dari dulu cuma ditambal-tambal aja," ucapnya.

‎Ecih mengaku, kerap merasa cemas saat melintasi jalan tersebut. Terlebih pasca empat insiden kecelakaan maut di jalan itu. 

‎"Kan anak kedua saya sekolah di SMA 13 Tangerang dan dia enggak saya bolehin bawa motor. Otomatis saya lewatin jalan ini setiap hari," tutupnya.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KOTA TANGERANG
600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53

Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB) di Lapas Kelas I Tangerang yang berlangsung selama 28-30 Juli 2026, diikuti sebanyak 600 warga binaan.

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

BANTEN
Anaknya Viral di X Gegara Diduga Pakai APBD untuk Bertemu Idol K-Pop, Harta Kekayaan Wagub Banten Dikorek Netizen

Anaknya Viral di X Gegara Diduga Pakai APBD untuk Bertemu Idol K-Pop, Harta Kekayaan Wagub Banten Dikorek Netizen

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:41

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah kembali menjadi sorotan publik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill