Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Banten Ade Awaludin mengaku kecewa kepada Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (Distanak) Kabupaten Tangerang. Pasalnya perangkat organisasi daerah tersebut menolak usulan normalisasi situ Barukbuk di Kecamatan Kresek.
"Saya sebagai anggota Dewan kecewa kenapa normalisasi situ Barukbuk ditolak, padahal usulan tersebut berdasarkan hasil reses yang sudah disampaikan melalui rapat paripurna," ujarnya, Jumat (25/8/2017). BACA JUGA : Evaluasi Isu Pertanian, Pemuda Tani Banten Siap Gelar Rakerda
Penolakan tersebut menurut Ade yang juga menjabat Ketua DPD Pemuda Tani Banten ini berdasarkan keterangan dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten. Padahal, kata Ade, anggaran untuk normalisasi situ tersebut sudah tersedia di APBD Banten tahun 2017.
"Anggarannya dari pusat dan Pemrov Banten, Pemrov menyediakan anggaran Rp3 Miliar," tambahnya.
Anggota DPRD Banten dari partai Gerindra ini menegaskan normalisasi situ Barukbuk sudah sangat mendesak, karena saat ini kondisi situ tersebut sudah sangat memprihatinkan, sementara masyarakat setempat sangat membutuhkan ketersediaan air untuk memenuhi keperluan pertanian.
"Kalau upaya normalisasi tidak ditanggapi serius oleh pemerintah daerah, hal ini akan berdampak matinya arus air yang pada akhirnya akan mematikan sektor-sektor pertanian, padahal masalah air di masyarakat bawah sangat rentan dan sensitif, sering menjadi penyebab percekcokan," jelasnya.
Dikonfirmasi TangerangNews.com, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (Distanak) Kabupaten Tangerang, Endang Kosasih mengaku belum mengetahui hal tersebut, karena pihaknya tidak pernah diajak berkomunikasi terkait rencana normalisasi situ Barukbuk. BACA JUGA : Bupati Tangerang Minta PT. Charoen Pokphand Berdayakan Petani
"Saya belum pernah ada yang menghubungi (terkait normalisasi situ Barukbuk)," ujarnya.
Selain itu, Endang juga mengatakan, terkait situ bukan menjadi kewenangan pihaknya, melainkan Dinas Bina Marga dan Pengairan.(RAZ)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGArtis dan juga komedian wanita Yenni Rahmawati atau yang kerap disapa Boiyen menggugat cerai suaminya Rully Anggi Akbar di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews