KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya STPI Curug, Kampung Kedaung, RT 02/01, Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (23/3/2018).
Ramdhani Fajri Siregar, 21, pengendara sepeda motor Yamaha R15 nopol B-4853-BLK harus dilarikan ke RSIA Ibu dan Anak, Curug karena mengalami luka serius setelah bertabrakan dengan mobil Mitsubishi Tronton nopol B-9144-ON.
BACA JUGA :
Kapolsek Legok, AKP Murodi kepada TangerangNews.com membeberkan kronologis peristiwa naas yang terjadi persis di tikungan tajam pos 3, Jalan STPI itu.
"Korban melaju dari arah Bitung menuju Legok. Saat ditikungan, sepeda motornya oleng dan menabrak tronton," ujarnya, Sabtu (24/3/2018).
Peristiwa naas itu tidak bisa dihindari karena tepat terjadi dilokasi tikungan tajam. Sementara kondisi lalu lintas kerap lengang yang memicu para pengendara roda dua kerap memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.
"Beruntung tidak ada korban jiwa. Korban hanya mengalami luka-luka dan langsung di evakuasi ke rumah sakit," tambahnya.

Kondisi sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bagian depan. Sementara petugas juga sudah memeriksa sopir tronton tersebut.
Akibat kecelakan itu, kondisi lalu lintas dijalan tersebut sempat tersendat.
"Korban dirawat di RSIA Ibu dan Anak, Curug. Kendaraan yang terlibat tabrakan kami amankan," tukasnya.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGLogeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews