Connect With Us

Sabun Papaya & Temulawak Palsu Beredar Seolah dari Malaysia

Mohamad Romli | Kamis, 24 Mei 2018 | 16:00

Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Provinsi Banten dan aparat kepolisian dari Polres Tangsel menggerebek sebuah pabrik pembuatan sabun dan kosmetik wajah, Kamis (24/5/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Sabun papaya,  Widya Temulawak dan K Brother. Ketiga produk tersebut yang dalam kemasannya tertulis diproduksi di Malaysia dan Pilipina ternyata palsu. 

Hal itu diketahui setelah petugas BPOM melakukan penggerebekan terhadap pabrik rumahan ilegal di Kampung Kedokan, RT05 RW02 , Cibogo, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/5/2018).

"Produk yang diproduksi tidak memiliki izin edar dan atau mencantumkan nomor izin edar diketahui palsu," ujar Faisal, Kepala Seksi Pemeriksaan Penyidikan dan Sertifikasi Layanan Informasi Konsumen BPOM Serang saat ditemui di lokasi. 

Selain memalsukan produk, pabrik tersebut juga memalsukan izin edar yang dikeluarkan oleh BPOM. 

Dalam kemasan produk merek Papaya, tertulis izin edar dengan nomor NA401105000350 dan NOT101104838K.

"Izin edar tersebut sudah dicabut dan sudah tidak terdaftar," tambahnya.

Pabrik tersebut diperkirakan sudah beroperasi lima bulan terakhir dengan mempekerjakan sekitar 19 pekerja.  

Petugas menyita barang siap edar, mesin serta bahan baku sebanyak lima truk, sementara penanggung jawab pabrik tersebut baru sebatas dimintai keterangan.

"Kami masih lakukan penyelidikan, jika terbukti, kami akan jerat dengan Pasal 197 UU 36/2009 Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda Rp1,5 Miliar," tukasnya.(DBI/RGI)

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill