Connect With Us

Kemacetan di Kedaton Cikupa Diatasi dengan Simpang Susun

Mohamad Romli | Kamis, 28 Juni 2018 | 19:09

Groundbreaking Alam Sutera Group membangun simpang susun Cikupa Tangerang, Kamis (28/6/2018). (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Kemacetan Lalu Lintas yang terjadi di simpang Kedaton Cikupa diupayakan segera teratasi. Dilokasi yang padat kendaraan itu, pengembang Alam Sutera Group akan membangun simpang susun.

Groundbreaking proyek yang menjadi penghubung ke tol Jakarta-Tangerang-Merak itu dihelat Kamis (28/6/2018).

Pejabat Bupati Tangerang Komarudin yang hadir dalam acara tersebut merasa yakin, simpang susun itu akan mengatasi kemacetan di lokasi tersebut.

"Permasalah kemacetan di simpang Kedaton Cikupa Mas akan terurai jika simpang susun ini telah ada. Karena akses masuk ke tol di gerbang Cikupa Mas arah Jakarta selama ini sering terjadi kemacetan pada jam padat kendaraan," ujar Komarudin.

Sementara, Direktur Utama Alam Sutera Group Joseph Sanusi Tjong mengatakan proyek simpang susun Cikupa itu terealisasi atas kerjasama beberapa pihak, diantaranya  Pemkab Tangerang, Kementrian PUPR, CFLD International, BKPM.

"Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat. Pembangunan simpang susun Cikupa semoga terealisasi dan dapat segera digunakan," katanya.(MRI/HRU)

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill