Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta
Senin, 25 Mei 2026 | 20:02
Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan sebagai modus penipuan.
TANGERANGNEWS.com-Kemacetan Lalu Lintas yang terjadi di simpang Kedaton Cikupa diupayakan segera teratasi. Dilokasi yang padat kendaraan itu, pengembang Alam Sutera Group akan membangun simpang susun.
Groundbreaking proyek yang menjadi penghubung ke tol Jakarta-Tangerang-Merak itu dihelat Kamis (28/6/2018).
Pejabat Bupati Tangerang Komarudin yang hadir dalam acara tersebut merasa yakin, simpang susun itu akan mengatasi kemacetan di lokasi tersebut.
"Permasalah kemacetan di simpang Kedaton Cikupa Mas akan terurai jika simpang susun ini telah ada. Karena akses masuk ke tol di gerbang Cikupa Mas arah Jakarta selama ini sering terjadi kemacetan pada jam padat kendaraan," ujar Komarudin.
Sementara, Direktur Utama Alam Sutera Group Joseph Sanusi Tjong mengatakan proyek simpang susun Cikupa itu terealisasi atas kerjasama beberapa pihak, diantaranya Pemkab Tangerang, Kementrian PUPR, CFLD International, BKPM.
"Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat. Pembangunan simpang susun Cikupa semoga terealisasi dan dapat segera digunakan," katanya.(MRI/HRU)
Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan sebagai modus penipuan.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.
Badan Gizi Nasional (BGN) membeberkan cara kerja penipuan modus jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhasil diungkap berdasarkan laporan masyarakat di sejumlah daerah.
Telkomsel secara khusus melakukan pengujian dan optimalisasi jaringan di jalur KRL Commuter Line Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan hingga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews