Connect With Us

Dua Kecamatan di Tangerang Krisis Air

Maya Sahurina | Jumat, 10 Agustus 2018 | 15:00

Sekda Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Musim kemarau berdampak pada krisis air bersih di dua kecamatan di Kabupaten Tangerang. Saat ini, warga di Kecamatan Kresek dan Kronjo kesulitan air bersih.

Selain mengeringnya air sumur, krisis air bersih di dua kecamatan itu juga diperparah dengan berhentinya pengolahan air di Instalasi Kota Kecamatan (IKK) milik PDAM Tirta Kerta Raharja akibat tercemarnya air sungai Cidurian di Kresek dan dampak dari mengeringnya sungai Cipasilian dan naiknya air laut (rob) di Kronjo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid mengatakan, dari 29 kecamatan, ia menerima laporan baru dua kecamatan tersebut yang mengalami krisis air bersih.

“Saya baru menerima laporan di kecamatan Kresek dan Kronjo saja yang mengalami krisis air bersih, kecamatan lain belum ada laporan yang masuk,” ujarnya, Jumat (10/8/2018).

Kata Maesyal, saat ini yang telah dilakukan Pemkab Tangerang adalah memberikan bantuan air bersih ke warga di dua kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Serang itu.

“Pihak PDAM sudah mengantisipasi melalui bantuan air bersih, seharip bisa empat sampai lima tangki dikirim  Kresek dan Kronjo,” tambahnya.

Ditanya terkait kekeringan lahan pertanian akibat kemarau, sosok yang biasa disapa Rudy itu telah mengintruksikan kepada Dinas pertanian untuk melakukan pendataan.

"Sedang dilakukan pendataan oleh Dinas Pertanian," imbuhnya.

Rudy juga berpesan, jika ada kecamatan yang mengalami kekeringan, camat segera melaporkan agar warga segera mendapat bantuan air bersih.

“Segera laporkan agar segera mendapatkan bantuan air bersih dari PDAM,” tukasnya.(MRI/RGI)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill