Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar
Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TANGERANGNEWS.com-Isu kebakaran yang membuat ribuan pengunjung Supermall Karawaci panik akhirnya dapat dikendalikan, Minggu (30/12/2018).
Isu yang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB itu ternyata tidak terbukti.
Rimba, petugas resepsionis mall yang berlokasi di Kecamatan Kelapa Dua itu membeberkan, bahwa memang terjadi korsleting listrik di blok FF. Namun kata dia, itu hanya korsleting kecil dan sudah bisa ditangani oleh petugas.
"Namun karena lokasinya diatas dan dekat dengan AC, akhirnya bau (kabel terbakar) tersebar. Kemudian ada pengunjung yang panik dan lari berhamburan ke luar mall," jelasnya kepada TangerangNews.com.
Selain isu kebakaran, pengunjung mall yang tengah dipadat itu juga ternyata mendapatkan isu lain, yaitu terjadi gempa.
"Iya, tadi ada juga yang panik karena mendengar ada gempa, tapi sebenarnya tidak terjadi apa-apa," tambahnya.
Setelah merasa yakin bahwa tidak terjadi kebakaran, pengunjung yang diluar mall pun kembali melanjutkan aktivitas berbelanjanya.
Selang sekitar 45 menit usai peristiwa itu, aktivitas di mall pun kembali normal. Gerai yang awalnya menutup aktivitasnya karena karyawannya ikut panik, kini telah beraktivitas kembali.
Sebelumnya diberitakan, bahwa ribuan pengunjung Supermall Karawaci panik karena mereka mendengar terjadi kebakaran. Suasana desak-desakan pun terjadi disemua area pintu keluar, termasuk di area pintu keluar lobby utama.(MRI/RGI)
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TODAY TAGIkatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews