Connect With Us

Zaki Ponten Merah 3 SKPD, Ini Daftarnya

Mohamad Romli | Senin, 31 Desember 2018 | 11:21

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memimpin apel pagi di Lapangan Maulana Yudha Negara, Puspemkab Tangerang, Senin (31/12/2018). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mendapatkan raport merah dipenghujung tahun 2018 dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Zaki mengumumkan hal itu saat memimpin apel pagi di Lapangan Maulana Yudha Negara, Puspemkab Tangerang, Senin (31/12/2018).

Dalam apel yang dihadiri ratusan Aparatur Sipil Negara serta para pejabat Eselon dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang itu,  Zaki dengan tegas menyampaikan nilai buruk untuk ketiga dinas pelayanan tersebut.

Ketiga dinas itu adalah Dinas Sosial, Dinas Perhubungan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

"Bukan subjektivitas nilai buruk yang saya keluarkan untuk tiga dinas ini, namun lembaga Ombudsman langsung yang memberikannya kepada saya," paparnya.

Lanjut Zaki, ketiga dinas ini menjadi sorotan penting, karena banyak diadukan masyarakat karena bersinggungan langsung dengan pelayanan publik langsung kepada rakyat. Sehingga Zaki mewanti-wanti jangan coba-coba memberikan pelayanan buruk dan menyampaikan laporan tidak objektif kepadanya.

"Ini rakyat yang memberikan nilai dan aduan, kalau anda bernilai buruk dalam memberikan pelayanan, kemudian berpura-pura baik dimeja saya, tidak akan menyelesaikan masalah yang akan dihadapi anda," tegasnya.

Zaki menyebutkan, masalah penanganan anak terlantar dan orang hilang pada Dinas Sosial menjadi satu diantara yang dikeluhkan. Masalah kehabisan blanko pada Disdukcapil dan maraknya calo KTP-elektronik menjadi sorotan tajam dan aduan masyarakat, serta buruknya kinerja Dinas Perhubungan untuk penanganan KIR kendaraan menjadi yang paling banyak di keluhkan.

"Untuk ketiga dinas bisa menjadi ancaman pada etos kerja seluruh pegawainya, karena  buruknya kinerja dinas bahkan jika terbukti bisa mempengaruhi pada Tukin (tunjangan kinerja) dan penurunan pangkat dan golongan bagi yang terlibat," tegasnya lagi.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Selasa, 15 September 2026 | 13:58

Keracunan makanan tidak selalu hanya berupa gangguan pencernaan ringan. Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan lebih dari 200 jenis penyakit menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill