Connect With Us

Zaki Serahkan 10 Ton Beras untuk Korban Tsunami di Pandeglang

Maya Sahurina | Senin, 7 Januari 2019 | 18:24

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyerahkan bantuan untuk korban tsunami Selat Sunda yang di terima langsung oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita, Senin (7/1/2018). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyerahkan bantuan untuk korban tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, Senin (7/1/2018).

Bantuan berupa 10 ton beras, mie instan, perlengkapan sekolah, perlengkapan bayi, pakaian, selimut itu diserahkan langsung oleh Zaki kepada Bupati  Pandeglang Irna Narulita, di Pendopo Bupati Pandeglang.

Zaki mengatakan, penyerahan bantuan itu bukan yang pertama kali, karena sejak peristiwa tsunami yang terjadi Sabtu (22/12/2018) tersebut, pada keesokan harinya, Pemkab Tangerang langsung mengirimkan bantuan berupa tim medis, obat-obatan dan ambulans yang kondisinya sangat dibutuhkan saat itu.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyerahkan bantuan untuk korban tsunami Selat Sunda yang di terima langsung oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita, Senin (7/1/2018).

Bahkan, lanjut Zaki masyarakat Kabupaten Tangerang pun turut bergerak bahu membahu menghimpun bantuan dan menyalurkannya kepada para korban  musibah besar tersebut, tak terkecuali elemen yang menjadi bagian dari Pemkab Tangerang seperti Korpri, Tagana, PMI yang hampir setiap hari sampai di awal Januari ini masih mengirimkan bantuan.

"Kita ikut membantu masyarakat yang terkena dampak bencana di Pandeglang hari ini. Kami juga mengirim bantuan yang sudah kami kumpulkan di masa hari ulang tahun Kabupaten Tangerang kemarin, baik bahan makanan seperti beras, mie instan, obat-obatan dan lain sebagainya. Kita juga baru saja berkoordinasi dengan Pemkab Pandeglang bahwa (para korban) butuh bantuan sarana prasarana di hunian sementara," ujar Zaki.

Terkait dengan sarana infrastruktur itu, lanjut Zaki, hasil penggalangan dana pada puncak HUT Kabupaten Tangerang yang berhasil menghimpun sumbangan sebesar Rp1,5 Miliar yang telah disalurkan ke Yayasan MNC Peduli bisa digunakan untuk membangun MCK komunal, hunian sementara, dan sarana prasarana pendukung lainnya.

"Kami selalu siap untuk membantu apa pun yang dibutuhkan oleh Pemkab Pandeglang dan masyarakatnya, dan apa yang dibutuhkan kami akan siap membantu. Mudah-mudahan kami banyak bisa membantu masyarakat yang terdampak bencana," harap Zaki.

Sementara itu Bupati Pandeglang Irna Narulita yang menerima langsung rombongan Bupati Tangerang itu mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi warganya yang terdampak tsunami. Karenanya, ia sangat berterima kasih atas kepedulian dari masyarakat dan Pemkab Tangerang.

"Alhamdulilahh bantuanya sudah saya terima. Saya sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya Bupati Tangerang yang sudah peduli terhadap saudara kita yang sedang terkena musibah tsunami," kata Irna.(RMI/HRU)

BISNIS
Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:01

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) resmi mengumumkan perpindahan Kantor Cabang (KC) Tangerang 4 Tigaraksa ke lokasi baru yang lebih strategis, demi memberikan pelayanan yang lebih prima dan nyaman bagi nasabah.

BANTEN
Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:03

Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak tahun 2005, perhelatan musik bergengsi Java Jazz Festival 2026 resmi akan digelar di luar Jakarta.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill