Connect With Us

Waduh! Pemuda di Cisoka Ini Teman Tapi Maling

Maya Sahurina | Selasa, 26 Maret 2019 | 18:00

Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, SH saat melakukan pemeriksaan terhadap tersangka di Mapolsek Cisoka, Selasa (26/3/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Teman tapi maling, begitu kira-kira ungkapan yang tepat untuk AFP, 18, warga Perum Bukit Gading Cisoka, Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka. Telah beberapa kali melakukan aksinya, akhirnya pemuda pengangguran itu pun diciduk Petugas Polsek Cisoka.

Dikatakan Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, SH kepada TangerangNews, ulah pelaku membuat resah teman-temannya, karena ketika pelaku kerap bertandang main ke kediaman temannya, telah beberapa kali terjadi kehilangan telepon seluler.

Kata Kapolsek, aksi terakhir pelaku terjadi pada Kamis (21/3/2019) di Perum Bukit Gading Cisoka, Blok E6, RT 04/05, Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

"Tersangka main ke rumah temannya. Ketika ia datang, ia melihat temannya sedang tertidur, kemudian melihat ada handphone sedang dicas diruang tamu, tanpa pikir panjang, tersangka mencuri handphone tersebut," terang Kapolsek kepada TangerangNews, Selasa (26/3/2019).

Rupanya, peristiwa itu diketahui oleh nenek korban yang segera membangunkan cucunya yang tengah tertidur pulas.

"Korban kemudian mencari tersangka ke rumahnya, namun ternyata tidak ada. Akhirnya korban melapor ke Polsek Cisoka," tambah Kapolsek.

Tak butuh waktu lama, keesokan harinya, tersangka pun dibekuk petugas. Saat diamankan, ternyata ponsel korban telah dijualnya untuk dibelanjakan ponsel merek lain dengan harga lebih murah. Sisa uang dari penjualan, kata Kapolsek, telah habis digunakan untuk jajan.

"Setelah kami amankan, tersangka mengakui telah melakukan pencurian handphone ini beberapa kali, tak terkecuali korbannya adalah temannya yang main ke rumah tersangka," jelas Kapolsek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka beserta barang bukti sebuah ponsel merek Icery kini diamankan di Mapolsek Cisoka.

"Tersangka kami jerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," tandas Kapolsek.(MRI/RGI)

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill