Connect With Us

Dipicu Kredit Macet, Pria di Solear Ngamuk Pakai Parang & Golok

Maya Sahurina | Jumat, 10 Mei 2019 | 20:00

Tersangka Gusnaidi alias Agus, 59, berhasil diamankan kepolisian karna merusak sepeda motor milik tetangganya. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Gusnaidi alias Agus, 59, terpaksa diamankan di Mapolsek Cisoka usai merusak sepeda motor milik Tantoni di Perumahan Taman Adiyasa, Blok E 17 RT 05/07, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear.

Pemicu pria tersebut mengamuk karena persoalan kredit macet.

Diterangkan Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, pelaku diamankan pihaknya usai merusak sepeda motor Yamaha Freego milik Tantoni.

Kronologis pengrusakan itu, kata Uka, antara Tantoni dengan pelaku awalnya terjadi cekcok mulut. Korban naik pitam saat Tantoni mengingatkan pelaku karena cicilan kredit pelaku macet. Sementara pihak Bank mendatanginya sebab jaminan kredit tersebut BPKB milik Tantoni.

"Pelaku kemudian naik pitam dan merusak sepeda motor saudara Tantoni dengan sebilah parang," ungkap Uka, Jumat (10/5/2019).

Ternyata, usai peristiwa itu, pada sore harinya, Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku belum merasa puas melampiaskan emosinya. Ia kembali mencari Tantoni dengan membawa sebilah golok.

"Pelaku mencari saudara Tantoni di rumah mertuanya. Saat itu, saudari Suwarni berusaha menenangkan pelaku. Namun, pelaku malah mengeluarkan dan mengacungkan golok dari pinggangnya ke arah korban Suwarni, korban pun mencoba menghindar sampai tersungkur," beber Uka.

Karena terjatuh, Suwarni pun mengalami luka pada bagian tangan sebelah kiri.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Cisoka. Pelaku berhasil diamankan dihari yang sama sekitar pukul 20.00 WIB.

"Pelaku kami jerat dengan Pasal 335 dan 406 KUHPidana tentang perbuatan tidak menyenangkan dan pengerusakan," tutup Kapolsek.(MRI/RGI)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill