Connect With Us

Selama Arus Mudik, Laka Lantas di Tangerang Turun 50 Persen

Maya Sahurina | Kamis, 13 Juni 2019 | 12:48

Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Ari Satmoko. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Tangerang menurun. Persentasenya mencapai 50 persen.

Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Ari Satmoko mengatakan, jumlah kecelakaan hanya tercatat sebanyak 4 insiden.

"Dibandingkan tahun 2018 sebanyak 8 kecelakaan, tahun ini hanya 4," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis (13/6/2019).

Ari juga mengatakan, terjadi penurunan korban meninggal dunia, pada tahun sebelumnya tercatat sebanyak 3 orang, sementara tahun ini hanya satu orang.

"Sementara jumlah luka berat juga menurun, dari 5 orang pada tahun 2018 menjadi 2 orang di tahun ini," tambahnya.

Demikian pun, lanjutnya, jumlah korban luka ringan menurun drastis, pada tahun 2018 tercatat 17 orang, sementara pada tahun ini hanya 4 orang.

Menurunnya jumlah kecelakaan itu disinyalir karena selama arus mudik tahun ini, kondisi arus lalu lintas terbilang lancar, tidak terjadi kemacetan berarti pada ruas jalan seperti Jalan Raya Serang, Tangerang yang dilintasi pemudik.

"Kondisi lalu lintas pada arus mudik dan arus balik tahun ini lancar, kecelakaan lalu lintas pun dapat ditekan," tukasnya.(RMI/HRU)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill