Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Tangerang menurun. Persentasenya mencapai 50 persen.
Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Ari Satmoko mengatakan, jumlah kecelakaan hanya tercatat sebanyak 4 insiden.
"Dibandingkan tahun 2018 sebanyak 8 kecelakaan, tahun ini hanya 4," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis (13/6/2019).
Ari juga mengatakan, terjadi penurunan korban meninggal dunia, pada tahun sebelumnya tercatat sebanyak 3 orang, sementara tahun ini hanya satu orang.
"Sementara jumlah luka berat juga menurun, dari 5 orang pada tahun 2018 menjadi 2 orang di tahun ini," tambahnya.
Demikian pun, lanjutnya, jumlah korban luka ringan menurun drastis, pada tahun 2018 tercatat 17 orang, sementara pada tahun ini hanya 4 orang.
Menurunnya jumlah kecelakaan itu disinyalir karena selama arus mudik tahun ini, kondisi arus lalu lintas terbilang lancar, tidak terjadi kemacetan berarti pada ruas jalan seperti Jalan Raya Serang, Tangerang yang dilintasi pemudik.
"Kondisi lalu lintas pada arus mudik dan arus balik tahun ini lancar, kecelakaan lalu lintas pun dapat ditekan," tukasnya.(RMI/HRU)
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews