Connect With Us

2 Orang Tewas Kecelakaan Selama Arus Mudik di Cilegon

Mohamad Romli | Kamis, 13 Juni 2019 | 11:24

Polisi Lalulintas Polres Cilegon. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com-Angka kecelakaan selama arus mudik 2019 di Cilegon, Banten turun dibanding tahun lalu. 3 kecelakaan terjadi selama arus mudik, 2 orang dilaporkan tewas.

Kecelakaan pertama yang menewaskan pengendara terjadi di Cikuasa Atas, Merak. Seorang pemudik tewas dihantam bus Laju Prima.

Kecelakaan kedua terjadi di fly over Cibeber, Cilegon, seorang pengendara motor terlibat kecelakaam tunggal dan dinyatakan meninggal di rumah sakit. Saat kecelakaan, pengendara kritis dan dibawa ke rumah sakit.

"Kalau yang di fly over itu dia luka berat, tapi kemudiam meninggal," kata Kanit Laka Lantas Polres Cilegon, Ipda Harulis Munandar kepada wartawan, Kamis (13/6/2019).

Dua peristiwa kecelakaan itu terjadi saat arus mudik. Satu kecelakaan terjadi saat libur Lebaran di Jalan Anyer-Cilegon yang menyebabkan seorang pengendara motor luka ringan.

Kecelakaan itu melibatkan pengendara motor dan angkot. Keduanya terlibat kecelakaan 'adu kebo' atau adu kepala kendaraan.

"Yang di Ciwandan luka ringan, cuma 3 peristiwa doang selama arus mudik," ujarnya. (MI/RMI/HRU)

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill