Warga Diimbau Tak Konsumsi Ikan Mati Diduga Tercemar Zat Kimia Berbahaya di Sungai Cisadane
Selasa, 10 Februari 2026 | 13:48
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tidak mengonsumsi ikan yang diduga mati akibat Sungai Cisadane tercemar zat kimia.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang terus menggelar Operasi Patuh Kalimaya 2019 terhadap pengendara. Kali ini operasi digelar di Jalan Raya Pemda, tepatnya di Ciputra Raya, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/9/2019).
Dalam operasi itu, petugas tidak hanya memberikan sanksi penilangan terjadap pelanggar lalu lintas, tapi juga apresiasi bagi yang mematuhinya.
"Kita juga tadi memberikan reward berupa bingkisan snack (makanan ringan) kepada pengendara yang ideal. Seperti pakai sepatu, sarung tangan, kelengkapan keselamatan terutama pengadara motor," ujar Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol I Ketut Widiarta.
BACA JUGA:
Sementara itu, lanjut Ketut, masih banyak ditemukan pengendara yang tidak mematuhi aturan. Pelanggaran didominasi tidak menggunakan helm dan tidak dilengkapi SIM.
"Kebanyakan pelanggar merupakan pengendara sepeda motor seperti karyawan swasta dan pelajar," ujar Ketut.
Selama 14 hari operasi, tercatat ada 5464 kendaraan yang ditilang. Penindakan dilakukan dengan sistem aplikasi e-tilang.
"Penindakan di wilayah Kabupaten Tangerang dimulai sejak 29 Agustus hingga 11 September 2019," jelas Ketut.(RAZ/RGI)
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tidak mengonsumsi ikan yang diduga mati akibat Sungai Cisadane tercemar zat kimia.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Polisi telah mendapatkan identitas pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menodongkan benda diduga senjata api (senpi) karena kepergok warga saat beraksi di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews