3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 4.700 pengendara sepeda motor di Kabupaten Tangerang ditilang karena melanggar aturan lalu lintas. Penindakan yang merupakan Operasi Patuh Jaya tersebut telah dilakukan sejak minggu lalu.
"Sampai hari ke-9 sudah mencapai ribuan, sementara hari ini sekitar 250 tilangan," ujar Ipda Hajaji, Kasubnit Satuan Lalu Lantas Polresta Tangerang, Senin (9/9/2019).
Kegiatan operasi lalu lintas tersebut dilakukan di Pertigaan Jalan Raya Pemda, Tigaraksa. Petugas pun banyak menemukan pelanggaran.
BACA JUGA:
"Tadi ketika saya berhentikan, kemudian dia (pemotor) melarikan diri. Awalnya karena tidak memakai helm, lalu kabur ke perekebunan dan jalannya buntu akhirnya balik lagi. Sudah saya tindak," ujar Hajaji.


"Kemudian ada yang melawan arus, akhirnya bersembunyi di belakang warung, karena tidak ada spion," imbuhnya.
Hajaji mengatakan jenis pelanggaran lalu lintas masih didominasi pengendara yang tidak memakai helm, melawan arus, tidak memiliki SIM dan di bawah umur. Selain itu juga kendaraan overload yang membahayakan. "Paling banyak pelanggaran oleh roda dua," jelasnya.
Selain itu, Hajaji juga mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara. "Semoga pengemudi lebih tertib berlalu lintas dan patubi undang-undang berlalu lintas," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.
Dialogue Music, sekolah musik dan toko alat musik berstandar internasional kini hadir di Ruko Hampton Avenue, Gading Serpong, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Rencana pemberian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sekitar 1.480 siswa Sekolah Indonesia di Arab Saudi menuai kritik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews