Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TANGERANGNEWS.com-Ratusan pelajar SMAN 18 Kabupaten Tangerang diharapkan menjadi pelopor budaya tertib berlalu lintas. Mereka pun dibekali pengetahuan berlalu lintas oleh Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Tangerang, Senin (2/9/2019).
Kegiatan itu sekaligus sosialisasi Operasi Patuh Kalimaya 2019 kepada kaum milenial yang akan berlangsung hingga 11 September mendatang di wilayah hukum Polresta Tangerang.
KBO Satlantas Polresta Tangerang Iptu I Made Artana mengatakan, sosialisasi itu bertujuan untuk menanamkan pemahaman kepada pelajar agar menjadi pengguna jalan yang baik.
BACA JUGA:
"Budaya tertib berlalu lintas menjadi kebutuhan sekaligus kewajiban semua pengguna jalan. Budaya ini harus kita bangun bersama-sama, tak terkecuali pelajar," ungkap Iptu Made.
Lanjutnya, kegiatan itu sengaja menyasar kelompok usia milenial itu. Sebab, kata Made, berdasarkan data Satlantas Polresta Tangerang, tingkat pelanggaran lalulintas yang terjadi di wilayah hukum Polresta Tangerang masih didominasi oleh pengendara roda dua.

Berdasarkan data itu, kata Made, sebagian besar pelanggar lalulintas tersebut adalah kelompok usia remaja.
"Pelanggaran yang biasa terjadi yaitu tidak menggunakan helm, melawan arus dan belum cukup umur untuk menjadi pengendara bermotor. Melalui kegiatan ini, kami sampaikan dampak dari pelanggaran lalulintas itu yang bisa membahayakan diri sendiri, juga pengguna jalan lain," katanya.
Setelah sosialisasi itu, sekitar 600 pelajar itu juga diharapkan menyampaikan kembali pengetahan yang didapatkan kepada teman, saudara dan keluarga. Sehingga, dengan pengetahuan yang telah didapatkan, mereka diharapkan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
"Kami menanamkan bahwa keselamatan itu kebutuhan, sebab tak sedikit korban kecelakaan lalulintas adalah remaja. Kecelakaan itu terjadi karena diawali pelanggaran," imbuhnya.

Ditambahkan Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol I Ketut Widiarta, sosialisasi tertib berlalu lintas ini menjadi salah satu program yang dinilainya penting untuk menekan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalulintas.
"Melalui sosialisasi ini kami harapkan juga terbangun komunikasi antara kami dengan semua stakeholder terkait, salah satunya pelajar. Program Police Goes to School ini akan menjadi agenda rutin kami," ujar Kompol Ketut.
Senada, ia juga berharap, melalui sosialisasi itu, budaya tertib berlalu lintas meningkat, dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan semaksimal mungkin.
"Dengan dibekali pengetahuan, kami harapkan mulai terbangun mental dengan karakter patuh dan taat pada ketentuan berlalu lintas. Sebab remaja adalah segmen usia yang sangat penting kami bekali pengetahuan sebelum mereka berhak mendapatkan Surat Izin Mengemudi," pungkasnya.(MRI/RGI)
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TODAY TAGKantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews