Connect With Us

Usai Ditertibkan, Ribuan APK Berserakan di Eks Kantor Bawaslu Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 16 April 2019 | 18:58

Tampak banyaknya Alat Peraga Kampanye (APK) yang telah diturunkan pada masa tenang Pemilu 2019 kini bergeletak di bekas Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) hasil penertiban pada Pemilu 2019 dibiarkan berserakan di bekas Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan, Jalan Nusa Indah Kavling 452, Serua, Ciputat, Tangsel. 

Pantauan Tangerangnews, tumpukan APK berupa sepanduk dan baliho tersebut tergeletak diselasar rumah yang saat ini difungsikan sebagai Sekretariat Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kota Tangsel. 

APK tersebut juga berserakan di depan pagar rumah, sehingga membuat pemadangan di lokasi tampak semrawut.

Dikonfirmasi TangerangNews, Komisioner Bawaslu Tangsel Divisi Pengawasan, Slamet Santosa mengakui, APK tersebut hasil dari penertiban selama masa tenang Pemilu 2019. 

Ia mengatakan, setiap harinya selama masa tenang ini, pihaknya menertibkan ribuan APK sejak Minggu (14/7/2019).

"Perkiraan per hari bisa mencapai sekitar 3 ribuan, bahkan lebih," ucap Slamet saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Selasa (16/4/2019).

Ia berdalih, ribuan APK yang berserakan tersebut hanya penyimpanan sementara sebelum dilakukan penghitungan.

"APK sekarang kita kumpulkan untuk selanjutnya didata, sebagai bahan acuan audit dana kampanye," terangnya. 

Ia juga mengaku akan segera merapihkan ribuan APK yang berserakan tidak pada tempatnya tersebut.

"Segera kami rapihkan," tukasnya.(RMI/HRU)

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KAB. TANGERANG
Dapat Perlawanan dari Pedagang, Pembongkaran Lapak Liar di Cisoka Berlangsung Ricuh

Dapat Perlawanan dari Pedagang, Pembongkaran Lapak Liar di Cisoka Berlangsung Ricuh

Kamis, 18 Juni 2026 | 19:40

Penertiban lapak liar di Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS), Jalan Megu, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berlangsung ricuh karena mendapat perlawanan dari para pedagang.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill