Connect With Us

Siapkan Ribuan Personel, Polisi Petakan Potensi Konflik Pilkades Serentak

Maya Sahurina | Senin, 16 September 2019 | 17:31

Kegiatan apel gelar pasukan Operasi Gemilang Kalimaya Pengamanan Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang tahun 2019 di halaman Gedung Serba Guna (GSG), Puspemkab Tangerang, Senin (16/9/19). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Dalam beberapa bulan ke depan atau tepatnya 1 Desember 2019, akan dilaksanakan pemilihan kepada desa (pilakdes) serentak. Ada 153 desa yang akan menggelar Pilkades yang 92 desa diantaranya masuk wilayah hukum Polres Kota Tangerang.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang AKBP Komarudin menyebut, 92 desa yang harus diamankan bukanlah sedikit. Menurutnya, diperlukan ribuan pasukan untuk mengamankan kontestasi politik tingkat desa itu. Dia mengatakan, kemungkinan menerjunkan sekitar 3000 personel gabungan Polri, TNI, dan unsur pemerintah daerah.

BACA JUGA:

"Jumlah 3000 pasukan masih mungkin kami minta penambahan," kata Komarudin saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Gemilang Kalimaya Pengamanan Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang tahun 2019 di halaman Gedung Serba Guna (GSG), Puspemkab Tangerang, Senin (16/9/2019).

Komarudin juga menyampaikan, potensi kerawanan konflik pada Pilkades umumnya lebih hebat daripada kontes politik pada level yang lebih tinggi. Hal itu karena, perbedaan dukungan politik berinteraksi setiap hari yang disebabkan konsentrasi pada lingkup kecil yakni satu desa.

Oleh karenanya, Komarudin meminta pasukan pengamanan mempelajari wilayah tugas masing-masing. Dia menekankan, pasukan pengamanan memetakan potensi konflik agar tidak pecah dalam setiap tahapan Pilkades.

"Serta saya ingatkan agar aparat pemerintah atau aparat negara menjunjung tinggi netralitas agar Pilkades berlangsung aman, lancar, jujur, dan adil," tukasnya.(MRI/RGI)

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TANGSEL
Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:04

Peristiwa penembakan polisi terjadi di Markas Komando Polisi Perairan dan Udara (Mako Polairud) Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat 16 Oktober 2026, kemarin.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill