Connect With Us

Panitia Pilkades Kabupaten Tangerang Diajari Hadapi Kerawanan

Maya Sahurina | Rabu, 11 September 2019 | 14:54

Ratusan panitia dari 153 desa Kabupaten Tangerang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait tahapan Pilkades, Rabu (11/9/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Dinas Pemerintah Desa (Pemdes) Kabupaten Tangerang mengumpulkan ratusan panitia dari 153 desa untuk menerima Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait tahapan Pilkades.

Wakil Bupati Tangerang Mad Romli menyampaikan, bimtek tersebut untuk membekali para panitia penyelenggara dalam menghadapi kerawanan-kerawanan yang muncul saat Pilkades.

"Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para penyelenggara soal aturan Pilkades sesuai undang-undang, sehingga terwujud sebuah proses pemilihan yang sukses," Ujar Romli, Rabu (11/9/2019).

Romli melanjutkan pada saat  penyelenggaran Pilkades nantinya, semua penyelanggara dari berbagai pihak harus netral.

"Saya harap supaya panitia adil dan jujur, tidak berpihak ke salah satu calon," tegasnya.

Selain itu, pemahaman kepada masyarakat termasuk panitia dan peserta (calon kades) soal aturan Pilkades harus mengerti aturannya.

"Panitia juga harus memberi pemahaman agar nantinya tidak ada lagi calon-calon kepala desa yang tidak terima atas hasil yang didapatkan," pungkasnya.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Pulang ke Tangsel Usai Juarai DA7, Tasya Allesia Bakal Gelar Konser di Taman Kota 2 Besok

Pulang ke Tangsel Usai Juarai DA7, Tasya Allesia Bakal Gelar Konser di Taman Kota 2 Besok

Kamis, 1 Januari 2026 | 21:59

Suasana Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) pecah seketika pada Kamis 1 Januari 2026.

PROPERTI
Ramaikan Libur Akhir Tahun, Paramount Gading Serpong Dihias Ornamen Natal

Ramaikan Libur Akhir Tahun, Paramount Gading Serpong Dihias Ornamen Natal

Selasa, 23 Desember 2025 | 10:50

Dalam rangka ikut meramaikan liburan akhir tahun, Paramount Gading Serpong menghadirkan berbagai ornamen tematik dan instalasi dekoratif khas Natal yang tersebar di kawasan hunian serta area komersial,

NASIONAL
KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

Jumat, 2 Januari 2026 | 12:26

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Sulistyowati Irianto mengkritisi pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan efektif mulai Januari 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill