Connect With Us

Jadi Aset Pemkab Tangerang, Portal Sungai Turi Dibongkar Paksa Warga

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 17 November 2019 | 14:22

Sekelompok warga membongkar paksa Portal dan barrier Jalan Sungai Turi di Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Portal dan barrier Jalan Sungai Turi di Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang dibongkar paksa oleh sekelompok warga, Sabtu (16/11/2019).

Pembongkaran disinyalir karena warga merasa tidak terima jika lahan di bantaran Sungai Turi diambil alih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang setelah adanya putusan inkrah dari Pengadilan Negeri (PN)Tangerang.

Dalam putusan No 2506/Pidsus/2018, pengawasan jalan bantaran kali Sungai Turi itu diserahkan ke Pemkab Tangerang dan dikembalikan sesuai fungsinya.

BACA JUGA:

Portal dan barrier itu sebelumnya dipasang Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya atas laporan Pemkab Tangerang. Namun sekitar 100 orang dari warga setempat dan sejumlah orang yang mengaku sebagai wartawan membongkarnya 

Kehadiran beberapa petugas keamanan dari kepolisian dan TNI yang berada di lokasi pun tidak digubris oleh para pelaku yang identitasnya telah dikantongi petugas itu .

Kapolsek Pakuhaji AKP Isa Anshori membenarkan adanya pembongkaran jalan oleh oknum yang mengatasnamakan masyarakat dan wartawan Banten tersebut.

"Iya (dibongkar) oleh masyarakat yang didampingi oleh orang yang mengaku komunitas wartawan Banten," kata Isa, Minggu (17/11/2019).

Menurut Kapolsek, pihaknya tidak pernah menerima informasi dari siapapun atas adanya aktivitas pembongkaran yang status hukumnya telah inkrah ini.

"Yang jelas ini tidak ada pemberitahuan ke polsek, ke camat dan kepala desa. Tidak ada pemberitahuan, tahu-tahu kita sampai sudah dibongkar," ujarnya.

Atas kejadian ini, lanjut Kapolsek, pihaknya akan menggali informasi terkait dalang dibalik pembongkaran portal itu.

"Sudah pasti akan ada penyelidikan, yang melakukan pembongkaran sudah kami data dan akan dilakukan pendalaman," tukasnya.

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Laksana Faisal mengatakan, terkait pembongkaran portal dan barrier, termasuk papan pemberitahuan yang telah dipasang, pihaknya akan berkoordinasi ke Pemkab.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Pupuk hingga Beras Jadi Produk Terlaris di Kopdes Merah Putih

Pupuk hingga Beras Jadi Produk Terlaris di Kopdes Merah Putih

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:40

Sejumlah komoditas pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat menjadi barang yang paling banyak dibeli melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sepanjang 2026.

BANDARA
Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:32

Sebagai pintu gerbang utama negara dengan mobilitas penumpang yang sangat padat, Bandara Soetta siap memanjakan para pecinta sepak bola dengan menyediakan lokasi nobar yang strategis di Smmile Center Terminal 3.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill