Connect With Us

TP4D Akan dibubarkan, Begini kata Kejari Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Rabu, 20 November 2019 | 13:18

Kepala Seksi Intelejen Kejari Kabupaten Tangerang Mochammad Fitri Adhy. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Kejaksaan Agung berencana mengevaluasi program Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang ada di Kejaksaan Negeri (Kejari).

Bahkan ada kemungkinan program tersebut akan dibubarkan lantaran banyaknya masalah yang ditimbulkan Jaksa TP4D.

Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Intelejen Kejari Kabupaten Tangerang Mochammad Fitri Adhy menyatakan, program TP4D awalnya dibentuk untuk mengawal proyek pembangunan pemerintah daerah agar tidak ada terjadi penyelewengan.

BACA JUGA:

"Memang awal kali dibentuk benar, namun di tengah perjalanan banyak oknum tertentu yang menyalahgunakan," ujar Fitriadhy, Rabu (20/11/2019).

Namun, Fitriadhy enggan memberikan komentar sedikit pun atas wacana penghapusan program tersebut. Pihaknya hanya melaksanakan keputusan pimpinan.

"Kami hanya pelaksana program saja, sesuai dengan intruksi dan keputusan para petinggi," ucapnya. 

Apabila program TP4D dihapus, dia menyakini bahwa unsur pimpinan tidak akan diam dan memiliki upaya lain untuk mencegah korupsi dalam pembangunan daerah.

"Tentunya mereka punya program lain yang lebih baik jika TP4D dihapuskan atau diganti," pungkasnya.(RAZ/RGI)

OPINI
Tunduk Syariat

Tunduk Syariat

Selasa, 8 September 2026 | 22:01

Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

Kamis, 10 September 2026 | 22:32

Gunungan sampah terlihat memenuhi salah satu area pemrosesan akhir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah kendaraan pengangkut sampah dan alat berat masih beraktivitas di sekitar tumpukan tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill