Warga Layangkan Class Action Soal Sampah, Pemkot Tangsel Bakal Bebenah
Minggu, 25 Januari 2026 | 16:36
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi langkah class action yang ditempuh warganya terkait pengelolaan sampah.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menambah Balai Latihan Kerja (BLK) pada 2020. Fasilitas pelatihan baru ini dibentuk untuk menambah wawasan masyarakat, khususnya anak muda.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, BLK itu akan dibentuk di beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang.
"Nanti yang di Kosambi itu pelatihan bengkel pesawat dan yang di Kelapa Dua itu pariwisata dan tourism," imbuhnya saat menghadiri Jambore Perpustakaan ke 5 Kabupaten Tangerang, Selasa (19/11/2019).
BACA JUGA:
Menurut Zaki, BLK ini perlu dibentuk untuk menambah wawasan masyarakat, sehingga perlu fasiltas baru. Namun hal itu masih dalam wacana. "Nanti 2020, lagi cari tanah dulu, yang satu (tanah) di Kohod, Pakuhaji nunggu serah terima. mudah-mudahan selesai bulan Desember ini," katanya.
Zaki juga mengatakan, Pemkab Tangerang selama ini telah membentuk pelatihan-pelatihan untuk masyarakat.
"Kita juga sudah memilik program sekolah advokasi. Itu sebenarnya di BLK yaitu sekolah yang setelah pendidikan langsung masuk ke dunia kerja. Pelatihan itu bisa menambah wawasan dan skill masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi langkah class action yang ditempuh warganya terkait pengelolaan sampah.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews