Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menambah Balai Latihan Kerja (BLK) pada 2020. Fasilitas pelatihan baru ini dibentuk untuk menambah wawasan masyarakat, khususnya anak muda.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, BLK itu akan dibentuk di beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang.
"Nanti yang di Kosambi itu pelatihan bengkel pesawat dan yang di Kelapa Dua itu pariwisata dan tourism," imbuhnya saat menghadiri Jambore Perpustakaan ke 5 Kabupaten Tangerang, Selasa (19/11/2019).
BACA JUGA:
Menurut Zaki, BLK ini perlu dibentuk untuk menambah wawasan masyarakat, sehingga perlu fasiltas baru. Namun hal itu masih dalam wacana. "Nanti 2020, lagi cari tanah dulu, yang satu (tanah) di Kohod, Pakuhaji nunggu serah terima. mudah-mudahan selesai bulan Desember ini," katanya.
Zaki juga mengatakan, Pemkab Tangerang selama ini telah membentuk pelatihan-pelatihan untuk masyarakat.
"Kita juga sudah memilik program sekolah advokasi. Itu sebenarnya di BLK yaitu sekolah yang setelah pendidikan langsung masuk ke dunia kerja. Pelatihan itu bisa menambah wawasan dan skill masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews