KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kabupaten Tangerang kedatangan kunjungan dari Deputi Urban India yang ingin belajar program Gerakan Bersama Rakyat, Atasi Kawasan Padat, Kumuh, dan Miskin (Gebrak Pakumis).
Pasalnya, program tersebut dinilai terlah berhasil dicanangkan pemerintah daerah setempat dalam memperbaiki sanitasi.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pemerintah India memiliki program sanitasi dibawa arahan Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene (IUWASH), yang sama dengan Pemkab Tangerang.
BACA JUGA:
"Dari program itu, yang berhasil hanya di Kabupaten Tangerang. Jadi mereka tertarik studi banding, " ujar Zaki, Kamis (31/10/2019).
Tidak hanya itu, kata Zaki, Pemkab Tangerang juga nantinya akan melakukan obeservasi ke India untuk mempelajari program yang sama.
"Dari India belajar, mungkin juga nanti yang berhasil di India. Kita nanti akan belajar ke sana," katanya.
Pemerintah India juga telah memiliki program hampir sama dengan Gebrak Pakumis, yakni program 10 juta unit rumah untuk masyarakat miskin. "Kita diundang ke sana untuk melihatnya," ucap Zaki.
Adapun program sanitasi di Kabupaten Tangerang yang dijelakan ke Pemerintah India yakni yang berbasis sekolah.
"Keberhasilan Gebrak Pakumis di pondok pesantren dan sekolah, kita paparkan," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA secara gratis.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews