Connect With Us

India Belajar Program Gebrak Pakumis Pemkab Tangerang

Maya Sahurina | Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:16

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Kabupaten Tangerang kedatangan kunjungan dari Deputi Urban India yang ingin belajar program Gerakan Bersama Rakyat, Atasi Kawasan Padat, Kumuh, dan Miskin (Gebrak Pakumis).

Pasalnya, program tersebut dinilai terlah berhasil dicanangkan pemerintah daerah setempat dalam memperbaiki sanitasi.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pemerintah India memiliki program sanitasi dibawa arahan Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene (IUWASH), yang sama dengan Pemkab Tangerang.

BACA JUGA:

"Dari program itu, yang berhasil hanya di Kabupaten Tangerang. Jadi mereka tertarik studi banding, " ujar Zaki, Kamis (31/10/2019).

Tidak hanya itu, kata Zaki, Pemkab Tangerang juga nantinya akan melakukan obeservasi ke India untuk mempelajari program yang sama.

"Dari India belajar, mungkin juga nanti yang berhasil di India. Kita nanti akan belajar ke sana," katanya. 

Pemerintah India juga telah memiliki program hampir sama dengan Gebrak Pakumis, yakni program 10 juta unit rumah untuk masyarakat miskin. "Kita diundang ke sana untuk melihatnya," ucap Zaki.

Adapun program sanitasi di Kabupaten Tangerang yang dijelakan ke Pemerintah India yakni yang berbasis sekolah.

"Keberhasilan Gebrak Pakumis di pondok pesantren dan sekolah, kita paparkan," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Korban Tewas Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah Usai Dirawat Intensif, Total Jadi 3 Orang

Korban Tewas Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah Usai Dirawat Intensif, Total Jadi 3 Orang

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:58

Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden ledakan tabung di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bertambah menjadi tiga orang.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill