Connect With Us

150 Sanitasi Berbasis Pesantren Dibangun Pemkab Tangerang

Maya Sahurina | Rabu, 23 Oktober 2019 | 11:04

Kegiatan Serah Terima Bantuan Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren) Tahun 2019. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan upaya mewujudkan masyarakat yang religius melalui program Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memberikan, dalam program ini pihaknya akan memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana yang bersih serta lengkap kepada pondok pesantren (Ponpes).

BACA JUGA:

"Ada sebanyak 150 Ponpes pada tahun 2019 yang diberikan bantuan program Sanitren," jelasnya, Rabu (23/10/2019).

Menurut Zaki tidak hanya Ponpes, namun seluruh seluruh institusi berbasis keagamaan juga bisa memberikan perubahan. 

"Tapi tentu harus didukung sarana yang lengkap, agar kegiatan proses belajar dan mengajar nyaman aman, sehingga diterima oleh masyarakat maupun anak didik," ujar Zaki.

Dia mengatakan, berdasarkan pendataan Kementerian Agama Kabupaten Tangerang pesantren yang ada saat ini berjumlah 852. Di tahun 2018 telah dibangun 48 unit Sanitren.

"Sementara nanti di tahun 2020 akan dibentuk sanitren maksimal 250 unit," ujar Zaki.

Dikatakannya, selain mendapatkan sarana, Sanitren dibangun sesuai kebutuhan santri dalam beraktivitas sehari-hari.

"Kemudian untuk madrasah, bantuannya di luar dari pada program Sanitren, entah itu berupa rehab atau panambahan ruang kelas," pungkasnya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39

Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill