Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan upaya mewujudkan masyarakat yang religius melalui program Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren).
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memberikan, dalam program ini pihaknya akan memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana yang bersih serta lengkap kepada pondok pesantren (Ponpes).
BACA JUGA:
"Ada sebanyak 150 Ponpes pada tahun 2019 yang diberikan bantuan program Sanitren," jelasnya, Rabu (23/10/2019).
Menurut Zaki tidak hanya Ponpes, namun seluruh seluruh institusi berbasis keagamaan juga bisa memberikan perubahan.

"Tapi tentu harus didukung sarana yang lengkap, agar kegiatan proses belajar dan mengajar nyaman aman, sehingga diterima oleh masyarakat maupun anak didik," ujar Zaki.
Dia mengatakan, berdasarkan pendataan Kementerian Agama Kabupaten Tangerang pesantren yang ada saat ini berjumlah 852. Di tahun 2018 telah dibangun 48 unit Sanitren.
"Sementara nanti di tahun 2020 akan dibentuk sanitren maksimal 250 unit," ujar Zaki.
Dikatakannya, selain mendapatkan sarana, Sanitren dibangun sesuai kebutuhan santri dalam beraktivitas sehari-hari.
"Kemudian untuk madrasah, bantuannya di luar dari pada program Sanitren, entah itu berupa rehab atau panambahan ruang kelas," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang akan digunakan pada seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan tahun 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews