Connect With Us

Dinsos Tangerang Klaim Penerima Bantuan Pangan Non Tunai Tepat Sasaran

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 25 Maret 2019 | 16:00

Sekretaris Dinsos Kota Tangerang Heryanto. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah sempat menyarankan Dinas Sosial (Dinsos) untuk mengecek ulang data keluarga penerima manfaat (KPM). Dinsos pun mengklaim penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tepat sasaran.

Sekretaris Dinsos Kota Tangerang Heryanto mengatakan, pemutahiran data KPM dilakukan tiap dua tahun sekali atau setiap per-enam bulan. Pemutahiran data pun dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial.

"Selama ini penyaluran sudah tepat sasaran bahwa pemutahiran data berdasarkan by name by address. Sudah disurvei," ujarnya kepada TangerangNews di kantor Dinsos Kota Tangerang, Senin (25/3/2019).

Kata Heryanto, mekanisme pemutahiran data KPM, berasal dari Rembug warga di tingkat RW, untuk kemudian dibahas kembali dalam Musyawarah Kelurahan (Muskel) sehingga para penerima manfaat dipertimbangkan.

"Ini pendataan dasarnya dari Rembug warga bahwa RT/RW mengusulkan warganya yang memang benar-benar tidak mampu atau layak mendapatkan program BPNT," jelas dia.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Kota Tangerang, Juweni menambahkan, untuk tahun 2019 ini penerima program BPNT mencapai 49.328. Angka KPM tersebut berkurang sebesar 2.805 jika dibanding dengan tahun 2018 yang mencapai 52.133.

"Tahun ini kuotanya segitu. Datanya hasil pemutahiran Kemensos. Nah, jika dilihat angkanya mengalami pengurangan ya yang artinya angka kemiskinan pun menurun," ucapnya.

Juweni mengatakan, penyaluran BPNT dilakukan secara bertahap atau setiap sebulan sekali. Dalam proses penyaluran pun, lanjut dia, melibatkan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) dan PSM sebagai tenaga penyalur hingga unsur kelurahan sebagai pemantau.

"Para KPM dalam program ini masih menerima beras 5Kg dan telur 1Kg. Ini kan non tunai ya, penyalurannya lewat bank dan didampingi para TKSK. Kemarin juga sudah dilaunching seribu fasilitator agar menjemput langsung penerima manfaat dengan respon cepat," paparnya.

Kata dia, Kota Tangerang adalah kota penunjang ibukota Indonesia (Jakarta). Karena itu, tak sedikit masyarakat urban yang datang ke Kota Tangerang untuk mengadu nasib. Maka, merujuk hal ini, kriteria penerima program BPNT harus diperhatikan secara jeli.

"Jadi kalau dilihat dari rasio penduduk termasuk kota kita ini angka kemiskinannya kecil. Karena memang kalau penduduk perkotaan itu biasanya kemiskinan banyak di kaum urban," tuturnya.

Juweni menjelaskan, para KPM ada yang sudah mandiri dan belum mandiri. Artinya, keluarga yang sudah mandiri sangat mengerti bahwa ia sudah tidak pantas menerima program BPNT dan ia mengakuinya. Namun yang belum mandiri masih tetap ingin menerima manfaat meskipun hidupnya telah berkecukupan.

"Kalau begitu dia tidak bisa mempertahankan, kita yang eksekusi (diusulkan untuk diganti penerima manfaatnya). Sehingga program ini betul-betul menyasar kepada mereka yang membutuhkan," tukasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah sempat memerintahkan Dinas Sosial untuk melakukan pendataan ulang KPM yang ada dalam daftar penerima bantuan itu.

"Cek lagi daftar penerima BPNT agar tepat sasarannya,” ucap Arief saat membuka Workshop Pelaksanaan BPNT Kota Tangerang Tahun 2019 di gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (13/3/2019).

Ketepatan sasaran pada program itu dikatakan Arief sangat penting, sebab program dari pemerintah melalui Kementrian Sosial itu dapat membantu keluarga-keluarga yang kurang mampu.

“Jangan sampai yang harusnya menerima malah gak dapat, dan yang tidak berhak malah dapat,” kata Arief.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:53

Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill