KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS-com-Polresta Tangerang melakukan patroli di wilayah perairan dan pesisir pantai utara (Pantura) sebagai antisipasi terjadinya cuaca ekstrem.
"Cuaca saat ini relatif sulit diprediksi. Pagi cerah, siang bisa hujan deras dan angin kencang. Cuaca ekstrem bisa kapan saja terjadi," ujar Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Rabu (4/12/2019).
Ade mengatakan, intensitas patroli ditingkatkan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
BACA JUGA:
"Kita mengantisipasi nelayan yang terjebak di perairan saat cuaca buruk terjadi," ujarnya.
Menurut Ade, anggotanya juga akan menyampaikan informasi prakiraan cuaca kepada para nelayan dan warga pesisir.

Hal itu, lanjut Ade agar nelayan memiliki gambaran cuaca, sehingga dapat mengambil keputusan saat akan turun melaut.
"Oleh karena itu, saya perintahkan rekan-rekan khususnya di satuan Polisi Air (Polair) untuk selalu meng-update informasi cuaca dari BMKG," ujarnya.
Dikatakan Ade, apabila kondisi cuaca menunjukkan tidak bersahabat, polisi harus memberikan imbauan agar nelayan tidak turun melaut.
"Agar meminta nelayan untuk melengkapi diri dengan perlengkapan keselamatan saat turun melaut," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews