Connect With Us

Dampak Pembangunan Tol, Tembok di Banjar Wijaya Roboh saat Hujan Deras

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 13 November 2019 | 16:34

Akibat hujan deras disertai angin kencang tembok di Perumahan Banjar Wijaya RW12, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang roboh, Rabu (13/11/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Tembok di Perumahan Banjar Wijaya RW12, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang roboh saat hujan deras disertai angin kencang, Rabu (13/11/2019).

Robohnya tembok yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tepatnya di Cluster Karisan itu juga disebut-sebut karena dampak pengerjaan proyek tol.

BACA JUGA:

Lurah Cipete, Solihin yang telah meninjau lokasi tembok roboh menyampaikan, tembok roboh diakibatkan adanya galian saluran air milik JORR di samping tembok warga.

Sehingga, kata dia, terjadi abrasi terhadap pondasi tembok. "Ya, betul. Temboknya roboh. Saya sudah tinjau. Dan alhamdulilah tidak ada korban," ujarnya kepada TangerangNews.

Warga pun menyalahkan pihak kontraktor pengerjaan proyek tol dalam hal ini PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atas robohnya tembok tersebut.

Lurah menuturkan, warga RW 12 menuntut kontraktor untuk memberhentikan aktivitas pengerjaan termasuk lalu-lalang kendaraan proyek tol sepanjang Cluster Krisan selama pagar tembok tuntas diperbaiki.

Selain itu, warga juga menuntut kontraktor untuk menyiapkan petugas keamanan yang selalu siaga selama 24 jam di sekitar lokasi.

"Pihak Wika menyanggupi tuntutan warga," pungkasnya.(MRI/RGI)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill