Connect With Us

BMKG Prediksi Cuaca Panas di Kota Tangerang Hingga September

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 4 Juli 2019 | 16:38

Ilustrasi Musim Kemarau. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang dilanda musim kemarau. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun memprediksi cuaca panas berlangsung hingga September 2019.

"Berdasarkan pengamatan dan pantauan, kami perkirakan cuaca panas sampai September dan Oktober," ujar Fauzik Darmawan, Kasie Data dan Informasi Stasiun Geofisika Kelas 1 Tangerang, Kamis (4/7/2019).

Baca Juga :

Menurut Fauzik, cuaca panas ini terjadi sejak dua bulan terakhir. Hujan tidak turun selama 31-61 hari.

Ia juga menyebut suhu panas pada siang hari mencapai 36 derajat celsius. Suhu tersebut, kata dia, masih tergolong normal.

"Suhu masih termasuk normal," katanya.

Ia menambahkan, cuaca panas di wilayah Kota Tangerang tidak berdampak pada kekeringan.

"Yang berpotensi kekeringan berada di wilayah Kabupaten Tangerang seperti Kecamatan Mauk, Pasar Kemis dan Pasar Baru," tukasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill