Connect With Us

BMKG Prediksi Cuaca Panas di Kota Tangerang Hingga September

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 4 Juli 2019 | 16:38

Ilustrasi Musim Kemarau. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang dilanda musim kemarau. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun memprediksi cuaca panas berlangsung hingga September 2019.

"Berdasarkan pengamatan dan pantauan, kami perkirakan cuaca panas sampai September dan Oktober," ujar Fauzik Darmawan, Kasie Data dan Informasi Stasiun Geofisika Kelas 1 Tangerang, Kamis (4/7/2019).

Baca Juga :

Menurut Fauzik, cuaca panas ini terjadi sejak dua bulan terakhir. Hujan tidak turun selama 31-61 hari.

Ia juga menyebut suhu panas pada siang hari mencapai 36 derajat celsius. Suhu tersebut, kata dia, masih tergolong normal.

"Suhu masih termasuk normal," katanya.

Ia menambahkan, cuaca panas di wilayah Kota Tangerang tidak berdampak pada kekeringan.

"Yang berpotensi kekeringan berada di wilayah Kabupaten Tangerang seperti Kecamatan Mauk, Pasar Kemis dan Pasar Baru," tukasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill