Connect With Us

180 Sarang Tawon Vespa di Tangerang Dimusnahkan

Maya Sahurina | Senin, 27 Januari 2020 | 14:55

ilustrasi tawon. (Tribunnews.com / Tribunnews.com)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 180 sarang tawon vespa telah dimusnahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang selama dua bulan terakhir.

Maraknya kemunculan sarang tersebut diduga karena musim penghujan yang menjadi musim migrasi hewan tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan, setiap harinya pihaknya mendapat 2 hingga 7 laporan dari warga untuk mengevakuasi sarang tawon yang muncul.

"Jika dihitung satu hari terdapat tiga lokasi pemusnahan, dikali dua bulan mencapai 180 sarang tawon," ujar Kosrudin, Senin (27/1/2020).

Tidak hanya itu, kosrudin mengatakan, sarang tawon tidak mengenal tempat. "Tawon membuat sarang tanpa mengenal lokasi, baik di pohon, rumah warga, tiang listrik, kipas AC dan fasilitas umun lainnya," imbuhnya. 

Lanjut Kosrudin, tawon yang setiap kali dimusnahkan sering kali masih berkembang dan beranak-pinak.

"Jika dibilang mereka berpindah-pindah dari satu sarang ke sarang yang lain tidak juga, tawonnya pun satu jenis yaitu tawon vespa," katanya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Tangerang dipilih sebagai tempat bersinggahnya para tawon dari pada daerah lain, karena suhunya dianggap cocok dan pas.

"Masyarakat tidak boleh khawatir karena kami duga perkiraan di akhir bulan Februari 2020, fenomena kemunculan tawon ini sudah berakhir," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua RT 05/06 Perumahan Sudirman Indah, Tigaraksa, Herman Jaliteng, keberadaan sarang tawon ini sangat meresahkan warga.

"Tapi Alhamdulillah sarang tawon berhasil ditangani oleh petugas Damkar Kabupaten Tangerang  dengan cara dibakar dan dimusnahan," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill