Connect With Us

RSU Kabupaten Tangerang Siapkan Ruang Khusus Penderita Virus Corona

Maya Sahurina | Rabu, 29 Januari 2020 | 13:24

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2T) pada Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengaku sudah menyediakan fasilitas khusus bagi warga yang terkena virus Corona. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan ruangan khusus di Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang.

"Jadi kita sudah persiapkan itu, nanti kalau ada laporan masuk, langsung berkoordinasi dengan RSU Kabupaten Tangerang untuk segera ditangani," ujarnya, Rabu (29/1/2020).

Selain RSU Kabupaten Tangerang, ada beberapa rumah sakit yang juga sudah mempersiapkan rujukan. 

"Di Banten sendiri ada dua tempat rujukan dari kasus itu. Selain RSU Kabupaten Tangerang, ada juga RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Kota Serang," ucapnya. 

Tarzmi menjelaskan, untuk fasilitas juga telah dilengkapi berbagai peralatan.

"Di kedua rumah sakit itu, kita sudah ada alat pelayanannya, ada ruangan khusus, baju khusus dan alat perlengkapan lainnya sudah siap," imbuhnya.

Namun, kata Tarmizi, hingga saat ini tidak ada laporan dari masyarakat yang terjangkit virus itu.

"Sampai saat ini laporan tidak ada di Kabupaten Tangerang. Secara intruksi, kita sudah meningkatkan kewaspadaan terhadap penderita virus Corona itu," katanya.

Tarmizi menghimbau, agar masyarakat tidak terlalu panik. Untuk pencegahan, masyarakat diminta meningkatkan daya tahan tubuh dengan berolahraga, makan sayur dan buah serta sering cuci tangan pakai sabun.

"Karena virus itu menular dari udara, lalu kita sentuh meja contohnya, terus kita langsung pegang mulut atau hidung, itu bisa menular. Rumah harus sering-sering dibuka agar cahaya matahari masuk. Cuci tangan yang baiknya itu dengan air mengalir pakai sabun minimal 30 detik dan maksimal satu menit," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill