Connect With Us

Desa Kadu Banjir, Warga Blokir Tol Tangerang

Mohamad Romli | Senin, 3 Februari 2020 | 20:12

Aksi warga Desa Kadu, Kecamatan Curug saat memblokir tol Tangerang-Jakarta, Senin (3/2/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga RT 02/01, Desa Kadu, Kecamatan Curug melakukan aksi unjuk rasa dengan memblokir akses menuju jalan tol Tangerang-Jakarta yang melintasi desa tersebut, Senin (3/2/2020).

Aksi yang berlangsung sekitar 30 menit itu dipicu kekesalan warga karena wilayahnya terendam banjir.

Mereka memblokir kendaraan yang menuju Jakarta setelah melewati gerbang tol Bitung sekitar pukul 14.00 WIB.

Banjir di pemukiman warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Senin (3/2/2020).

Warga menuding, penyebab banjir tersebut karena ada penyempitan saluran air setelah ada pembangunan gerbang tol baru di area pintu masuk tol Bitung.

"Dulu lebar drainase sekitar tiga meter, sekarang tinggal sekitar setengah meteran," ungkap Ari Andrianto, warga setempat kepada TangerangNews.

Akibatnya, sejak awal Januari 2020, ketika hujan turun deras, tiga Rukun Warga (RW) di Desa Kadu dilanda banjir.

"Sekarang banjir kedua kali di tahun 2020 ini. Bahkan, bisa banjir terparah, karena merendam RW 1, RW 2 dan RW 4," tambahnya.

Namun terparah akibat banjir itu dirasakan warga di RT 02/01 dan RT 01/04.

Warga meminta pihak PT. Jasa Marga selaku pengelola tol Tangerang-Jakarta bertanggungjawab atas dampak yang kini melanda warga Desa Kadu tersebut.

"Pokoknya kami minta drainase kembali dilebarkan, kalau tetap begini, kami kebanjiran terus," tegasnya.

Akibat aksi warga itu, akses menuju tol Tangerang pun sempat lumpuh. Aksi berakhir setelah perwakilan dari Jasa Marga turun ke lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, TangerangNews belum bisa mengkonfirmasi pihak PT. Jasa Marga.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill