Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang kembali terendam banjir akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, banjir merendam wilayah pemukiman warga di beberapa kecamatan.
Hingga Senin (3/2/2020), laporan yang telah diterima BPBD, banjir terjadi di Kecamatan Rajeg, Pasar Kemis, Tigaraksa, Kelapa Dua, Pakuhaji, Kosambi, Cikupa, Curug, dan Sepatan.
"Mungkin masih ada lagi perumahan yang lain. (Penyebabnya) curah hujan tinggi dan drainase tidak lancar," ungkap Bambang Sapto, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang kepada TangerangNews.

"Terutama wilayah perumahan. Ada Tanggul yangg jebol di Desa Gelam Jaya, Pasar Kemis," imbuhnya.
Namun, Bambang belum bisa merinci wilayah pemukiman yang terendam banjir tersebut.
Pihaknya telah menyiagakan perahu karet untuk membantu evakuasi warga.
"Posko BPBD yang tersedia perahu karet di Pakuhaji, Tigaraksa, Sepatan dan Cisoka. Untuk para Camat yang ada posko BPBD tersebut bisa langsung koordinasi dengan posko untuk emergency perahu karet," kata Bambang.
Saat ini, BPBD telah mengeluarkan perahu karet untuk evakuasi warga yang diterjang banjir di Kitri Bakti Curug, Cisereh Tigaraksa, Gelam Jaya Pasar Kemis, dan Bencongan Kelapa Dua. (RAZ/RAC)
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews