KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan rumah di Kelurahan Kubang Sari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon terendam banjir setelah diguyur hujan dini hari tadi. Ketinggian air bervariatif mulai dari 50-100 cm.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon masih melakukan assesment di lapangan. Petugas juga masih melakukan evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir.
"Kemarin sudah sempat surut, tapi dini hari tadi diguyur hujan lagi. Petugas kita masih di lapangan lagi assesment," kata Kasi Tanggap Darurat BPBD Cilegon, Ahmad Mafruh, Kamis (30/1/2020).
Ahmad memperkirakan jumlah rumah yang terendam banjir mencapai seratusan lebih. Pihaknya belum bisa memberikan rincian data rumah yang terendam karena masih melakukan pendataan.
"Diperkirakan ratusan rumah, kita masih lakukan pendataan. Kalau ketinggian bervariatif yah. Ada yang 50-100 centi tergantung kontur tanahnya," ujarnya.

Akibat banjir tersebut, jalan utama Cilegon-Anyer terendam setinggi 40 cm. Pihak kepolisian disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews