Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon memperingatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) dengan menggandeng milenial. Generasi milenial diharapkan menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi.
Mengawali peringatan Hakordia, Kejari Cilegon melaksanakan upacara di sekolah-sekolah. Generasi milenial diajak berdialog soal bahaya korupsi yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca Juga:
"Kami sekarang menggandeng millenial untuk pencegahan korupsi mulai dari kalangan milenial, karena kan sekarang yang banyak memegang gadget, berinteraksi sosial adalah kalangan milenial," kata Kepala Kejari Cilegon Andi Mirnawati, Senin (9/12/2019).

Peringatan Hakordia kemudian dilanjut dengan bagi-bagi bunga di jalan protokol Kota Cilegon kepada pengendara yang melintas. Mirna mengatakan banyak yang tidak tahu bahwa 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi.
"Kemudian ada dialog dan ditutup dengan acara pemberian bunga kepada masyarakat bahwa hari ini ada kegiatan seperti ini, ada peringatan hari anti korupsi," kata dia.
Selain peringatan seremonial, pihaknya berkomitmen pada 2020 mendatang akan ada beberapa kasus korupsi di Cilegon yang bakal diungkap. Pada 2018 fokus Kejari Cilegon terpecah lantaran adanya TP4D.
"Untuk selanjutnya di awal Januari kita akan fokus melakukan investigasi dan pemeriksaan-pemeriksaan, kemudian pengaduan masyarakat akan kita tindak lanjuti," pungkasnya.(MRI/RGI)
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPerayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews