Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Jumat (24/1/2020) sejak pagi membuat ruas jalan Kutabumi, Kelurahan kutabumi, Pasar Kemis tergenang banjir.
Banjir sekitar 20 centimeter itu menggenangi ruas jalan di sekitar pasar Kutabumi.
Dampaknya, kendaraan yang melintas di lokasi pun tersendat. Tak sedikit kendaraan roda dua pun mogok, bahkan ada yang memilih berputar arah.
Pantauan TangerangNews di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, air masih menggenangi ruas jalan.
Banjir tersebutkan kerap dikeluhkan warga, salah satunya Rika, warga yang sering melintas di lokasi.
“Kalau hujan deras, jalan di sini memang langganan banjir. Sampai sekarang belum ada solusi,” ungkap Rika, kepada TangerangNews di lokasi.
Selain berdampak pada kemacetan, lanjutnya, banjir juga kerap membuat mogok kendaraan roda dua.
“Kalau terus dibiarkan, kan sangat merugikan masyarakat,” keluhnya.
Ia berharap, pemerintah setempat segera mengatasi persoalan banjir di lokasi tersebut.
“Jangan terus dibiarkan lah, harus segera diatasi,” tegasnya.
Banjir di lokasi tersebut diduga karena saluran air (drainase) yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga air tumpah ke ruas jalan.(RMI/HRU)
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
Event lari GRID Cardio Rush 2026, kembali digelar GRID Fitness pada 2 Agustus 2026 mendatang di Carstensz Mall, Gading Serpong, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews