Connect With Us

Warga Keluhkan Banjir di Jalan Kutabumi Pasar Kemis

Maya Sahurina | Jumat, 24 Januari 2020 | 18:48

Tampak Banjir di Jalan Raya Kutabumi Pasar Kemis. (TangerangNews / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Jumat (24/1/2020) sejak pagi membuat ruas jalan Kutabumi, Kelurahan kutabumi, Pasar Kemis tergenang banjir.

Banjir sekitar 20 centimeter itu menggenangi ruas jalan di sekitar pasar Kutabumi.

Dampaknya, kendaraan yang melintas di lokasi pun tersendat. Tak sedikit kendaraan roda dua pun mogok, bahkan ada yang memilih berputar arah.

Pantauan TangerangNews di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, air masih menggenangi ruas jalan.

Banjir tersebutkan kerap dikeluhkan warga, salah satunya Rika, warga yang sering melintas di lokasi.

“Kalau hujan deras, jalan di sini memang langganan banjir. Sampai sekarang belum ada solusi,” ungkap Rika, kepada TangerangNews di lokasi.

Selain berdampak pada kemacetan, lanjutnya, banjir juga kerap membuat mogok kendaraan roda dua.

“Kalau terus dibiarkan, kan sangat merugikan masyarakat,” keluhnya.

Ia berharap, pemerintah setempat segera mengatasi persoalan banjir di lokasi tersebut.

“Jangan terus dibiarkan lah, harus segera diatasi,” tegasnya.

Banjir di lokasi tersebut diduga karena saluran air (drainase) yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga air tumpah ke ruas jalan.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill