Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Jumat (24/1/2020) sejak pagi membuat ruas jalan Kutabumi, Kelurahan kutabumi, Pasar Kemis tergenang banjir.
Banjir sekitar 20 centimeter itu menggenangi ruas jalan di sekitar pasar Kutabumi.
Dampaknya, kendaraan yang melintas di lokasi pun tersendat. Tak sedikit kendaraan roda dua pun mogok, bahkan ada yang memilih berputar arah.
Pantauan TangerangNews di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, air masih menggenangi ruas jalan.
Banjir tersebutkan kerap dikeluhkan warga, salah satunya Rika, warga yang sering melintas di lokasi.
“Kalau hujan deras, jalan di sini memang langganan banjir. Sampai sekarang belum ada solusi,” ungkap Rika, kepada TangerangNews di lokasi.
Selain berdampak pada kemacetan, lanjutnya, banjir juga kerap membuat mogok kendaraan roda dua.
“Kalau terus dibiarkan, kan sangat merugikan masyarakat,” keluhnya.
Ia berharap, pemerintah setempat segera mengatasi persoalan banjir di lokasi tersebut.
“Jangan terus dibiarkan lah, harus segera diatasi,” tegasnya.
Banjir di lokasi tersebut diduga karena saluran air (drainase) yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga air tumpah ke ruas jalan.(RMI/HRU)
TODAY TAGSebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di pelosok Banten kembali mendapat perhatian serius. Selama 40 tahun lamanya, warga Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, harus merasakan sulitnya beraktivitas
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews