Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Camat Curug Supriyadi mendorong penanganan penanggulangan banjir menjadi program prioritas saat musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu (22/1/2020).
Menurut Supriyadi, banjir di Binong kerap terjadi di setiap musim hujan, oleh sebab itu penanganan banjir menjadi usulan yang utama.
"Untuk mengantisipasinya bisa dengan melakukan pembangunan turap atau normalisasi Kali Sabi, dan sebagainya," katanya.

Dijelaskan Supriyadi, saat ini kondisi Kali Sabi semakin sempit dan dangkal, sehingga jika hujan lebat air akan meluap dan menyebabkan banjir. Makanya harus ada segera perbaikan atau pembangunan.
"Perlu diketahui Penanggulangan Banjir juga merupakan program unggulan pak Bupati," katanya.
Ia juga mengusulkan agar kedepannya ada penanganan terkait keamanan di wilayah Binong. Contohnya memasang CCTV di setiap jalan atau gang-gang kecil, untuk menghindari aksi kejahatan.
"Kalau ada orang yang tidak mampu baru beli motor terus motornya hilang, kan itu sakitnya luar biasa. Maka dari itu di Binong kedepan pengamanannya agar lebih ditingkatkan lagi," tuturnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKS Rispanel Arya mengatakan, usulan-usulan dari masyarakat masih dalam peningkatan infrastruktur.
Seperti sarana pembangunan jalan, perbaikan jalan, pembangunan tambahan sekolah negeri, penerangan jalan, penanganan banjir dan lain sebagainya.
Maka dari itu sebagai anggota dewan yang juga tinggal di Binong, ia akan terus mengawal semua usul-usulan dari masyarakat agar bisa terealisasi.
"Saya akan terus memperjuangkan aspirasi-aspirasi dari masyarakat. Semoga semuanya dapat di realisasikan," katanya.(RAZ/HRU)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews