Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang gencar merehabilitasi fasilitas-fasilitas di Kota Tangerang yang terdampak peristiwa banjir awal tahun 2020.
Dinas Perspustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) pun mendistribusikan ratusan buku baru di Pojok Baca Posyandu Kelapa Hijau, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.
“Sudah kami droping (distribusikan) 200 buku umum di sana,” ujar Endang Purwaningsih, Kabid Perpustakaan DPAD Kota Tangerang kepada TangerangNews, Rabu (15/1/2020).
Menurut dia, 200 buku baru untuk bacaan bagi berbagai kalangan yang didistribusikan itu untuk mengantikan 163 buku yang rusak akibat terendam banjir di pojok baca tersebut.
“Buku yang rusak dipreservasi atau perbaikan buku di kantor kami,” katanya.
Ia menuturkan minat baca masyarakat di Pojok Baca Posyandu Kelapa Hijau sangat tinggi. Sehingga, ia berharap distribusi buku ini dapat mempertahankan minat baca tersebut.
“Kita berharap dengan adanya buku baru tidak mengurangi minat baca karena antusias banget di situ,” tuturnya.
Ia menambahkan distribusi buku-buku baru ini juga akan dilakukan di sejumlah fasilitas perpustakaan yang terdampak banjir se-Kota Tangerang terutama di perpustakaan masyarakat seperti Perpustakaan Masjid, Perpustakaan Posyandu, Perpustakaan Pesantren dan Pojok Baca lainnya. (RMI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGRichard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews