Connect With Us

Diterjang Banjir, Aktivitas Belajar di SMPN 3 Pasar Kemis Diliburkan

Mohamad Romli | Senin, 3 Februari 2020 | 14:46

Tampak ruang kelas SMPN 3 Pasar Kemis terendam banjir, Senin (3/2/2020). Foto: Istimewa. (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Aktivitas belajar di SMPN 3 Pasar Kemis diliburkan, Senin (3/2/2020). Pasalnya, sekolah yang terletak di perumahan Permata Pasar Kemis itu dilanda banjir.

Ketinggian air dikabarkan mencapai satu meter. 

Humas SMPN 3 Pasar Kemis, Dwiyanti Wismorini mengatakan, banjir terjadi sejak pekan kemarin akibat meluapnya Situ Gelam Jaya. Akibatnya, beberapa ruang kelas dan laboratorium serta ruang guru yang terendam banjir.

“Banjir disini sudah berlangsung sejak tiga hari lalu. Hari ini, kami terpaksa mengambil kebijakan untuk meliburkan siswa. Mereka harus belajar dirumah masing- masing,” ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan meliburkan para siswa ini akan dilakukan hingga banjir dinyatakan benar-benar surut.

	Tampak ruang kelas SMPN 3 Pasar Kemis terendam banjir, Senin (3/2/2020). Foto: Istimewa.

Tak hanya merendam sembilan ruang kelas, banjir juga memutus akses menuju SMPN 3 Pasar Kemis. Para siswa praktis tak bisa melewati jalan itu, karena ketinggian banjir sepaha orang dewasa.

“Alhamdulillah, buku- buku serta alat tulis kantor sudah diselamatkan. Kalau kursi yang ada diruang kelas dan ruang guru sudah kami letakkan diatas meja. Setiap hari kondisi ini terus dipantau, jika sudah surut para siswa akan masuk kembali untuk belajar,”  katanya.

Untuk itu, kata dia, pihak sekolah meminta Pemerintah Daerah setempat untuk segera mencari solusi, supaya siswa sejumlah 967 orang itu bisa belajar kembali di sekolah.

“Kami mohon solusi dari Pemkab Tangerang, supaya tidak banjir lagi. Soalnya banjir disini terjadi hampir tiap tahun,” pungkasnya. (RAZ/RAC)

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill