Connect With Us

Periuk Kebanjiran, 11 KK Dievakuasi

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 1 Februari 2020 | 11:21

Tim BPBD Kota Tangerang saat mengevakuasi warga yang terkena banjir di Periuk. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Dua titik di Kecamatan Periuk kebanjiran akibat hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang pada Sabtu dini hari (1/2/2020). Untuk sementara, 11 kepala keluarga pun telah dievakuasi. 

Sekretaris BPBD Kota Tangerang Edi Sofyan mengatakan banjir dengan ketinggian air 60 sentimeter menggenang di Jembatan Alamanda sejak pukul 03.25 WIB. 

"Arus lalu lintas terputus. Kendaraan sudah tidak bisa melintas," ujarnya. 

Selain di Jembatan Alamanda, lanjut Edi banjir juga terjadi di Perumahan Garden City Periuk dengan ketinggian 50-100 sentimeter. Sementara itu wilayah lain seperti di Ciledug Indah masih disebut aman. 

"Ada 11 KK yang sudah kita evakuasi dari Perumahan Garden City ke musala RW 025 termasuk ibu hamil," ungkapnya. 

Sejumlah personel dari BPBD dan PUPR juga sudah ada di lokasi untuk mengevakuasi warga dan membuat tanggul tambahan dari karung berisi pasir untuk menahan air yang sudah limpas dari tanggul beton.

"Kondisi terkini pintu air Situ Bulakan dengan ketinggian air 150 sentimeter dan ketinggian air di kali Cirarap 230 sentimeter," kata Abdul Ghoni, Sekretaris Kecamatan Periuk. 

"Sejumlah pompa sudah dioperasikan, pompa yang sudah beroperasi 1 ditambah lagi tadi 4," imbuhnya. 

Sementara itu terkait korban yang terdampak banjir tercatat ada 82 rumah dan 371 jiwa.

"Di RW 21 Kelurahan Gebang Raya ada 52 rumah, untuk perumahan Garden City kurang lebih ada 30 rumah," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Sungai Cimanceuri Menghitami Diduga Tercemar Limbah Industri di Kawasan Milenium

Sungai Cimanceuri Menghitami Diduga Tercemar Limbah Industri di Kawasan Milenium

Senin, 14 September 2026 | 21:09

Aliran Sungai Cimanceuri yang berlokasi di kawasan Milenium perbatasan Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa dan Matagara, Kecamatan Tigaraksa menghitam hingga menimbulkan aroma bau tidak sedap.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill