Connect With Us

Banjir, Akses Jalan Desa Kadu Bitung Lumpuh

Mohamad Romli | Senin, 3 Februari 2020 | 19:52

Seorang pengendara mendorong sepeda motornya saat melintas di Jalan Masjid Jami Darul Ulum, Desa Kadu saat terjebak banjir, Senin (3/2/2020). (TangerangNews / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Akses jalan Masjid Jami Darul Ulum, Kampung Kadu, Desa Kadu, Kecamatan Bitung, Kabupaten Tangerang lumpuh. Puluhan sepeda motor pun mogok, Senin (3/2/2020).

Air merendam akses jalan yang ramai digunakan warga menuju dan dari Jalan Raya Serang, Bitung itu sejak pukul 12.00 WIB.

Air juga merendam rumah warga sekitar.

Banjir di Desa Kadu.

"Air mulai jam 12.00 WIB. Ini banjir terparah," ujar Usdiono, warga setempat di lokasi.

Biasanya, banjir hanya setinggi lutut orang dewasa, namun banjir kali ini hingga sepinggang orang dewasa.

"Banyak sepeda motor yang memaksa masuk, tapi akhirnya mogok," tambahnya.

Banjir tersebut akibat luapan kali di lokasi. Banjir juga berdampak kemacetan lalu lintas di lokasi.

"Saya sudah dari tahun 1999 tinggal di sini, baru kali ini terjadi banjir seperti ini," pungkasnya.

Pantauan di lokasi, warga yang hendak pulang kerja sebagian menggunakan jasa gerobak yang disediakan warga setempat.(RMI/HRU)

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

NASIONAL
Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita

Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34

Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill