Connect With Us

Dua Karyawati Korban Eretan Ditemukan Tewas

| Rabu, 28 Juli 2010 | 16:24

Lokasi kejadian eretan yang menewaskan warga. (tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS-Setelah melakukan pencarian selama 30 jam, Tim Search and Rescue (SAR) Kota Tangerang, Rabu (28/7) siang ini, berhasil menemukan dua karyawati yang hilang terseret arus Sungai Cisadane akibat perahu eretan yang ditumpangi mereka di kampung Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari,  Kota Tangerang terseret arus.
 
Kedua korban adalah Maya,19, dan Sumiyati, 35, warga Kampung Kelor, Desa Gempolsari, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Mereka ditemukan tewas mengambang di Kali Baru, Tanjung Burung , Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, sekitar 3 Kilometer meter dari lokasi kejadian.
 
"Kami berhasil menemukan dua korban yang tenggelam kemarin. Sumiyati ditemukan pertama kali pada pukul 13.15 WIB, sedangkan Maya pada pukul 13.30 WIB. Dua korban tersebut kami temukan dalam kondisi sudah meninggal," ungkap Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Tangerang Soni Maulana.
 
Kedua korban yang ditemukan itu langsung dibawa ke Tim SAR ke titik awal tempat pencarian di Gang Lonceng, Kecamatan Selapajang, Kecamatan Neglasari Kota Tangerang, untuk kemudian dipulangkan ke tempat tinggal korban masing-masing untuk disemayamkan. “Kita sudah beritahu keluarga korban, jadi langung kita pulangkan ke rumahnya,” tambah Soni.
 
Sebelumnya, dua korban yang merupakan karyawati disebuah perusahaan ini bermaksud untuk berangkat kerja dengan menyebrangi Sungai Cisadane menggunakan perahu eretan bersama 25 penumpang lain pada Selasa (27/7) sekitar pukul 07.00 WIB.
 
Saat itu hujan deras mengguyur daerah tersebut hingga eretan yang juga membawa 12 sepeda motor milik penumpang lainnya itu tiba-tiba terseret arus Sungai Cisadane.
 
Ketika posisi perahu di tengah-tengah Sungai Cisadane, tali pengait perahu itu pun terlepas.  Sedangkan tali baja yang menghubungkan antara kampung Kelor dan Selapajang menjerat kedua korban hingga keduanya tercebur dan hilang tenggelam terbawa arus deras Sungai Cisadane.(rangga)
 

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill