Connect With Us

Andika Pratama Ditemukan Meninggal Pagi Tadi

Mohamad Romli | Selasa, 24 Maret 2020 | 09:10

Jasad Andika Pratama. (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com- Andika Pratama,13, seorang anak pria  yang tenggelam di Kali Cimanceuri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten  akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia.

 

Korban ditemukan pada radius 3 KM dari lokasi kejadian sekitar pukul 00.30 WIB dan langsung dievakuasi menuju rumah duka. "Berkat kerja sama dengan nelayan setempat dan seluruh personel SAR gabungan, akhirnya korban kita temukan dini hari tadi dengan kondisi sudah meninggal dunia," jelas Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.

 Beliau juga mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya terhadap kejadian yang menimpa korban. Sebelumnya korban bersama rekan sebaya-nya sedang bermain menggunakan sarung sebagai pelampung di kali tersebut.  Kemudian secara tiba-tiba sarung yang dipakai korban kempes dan akhirnya korban terseret arus yang cukup deras hingga kemudian tenggelam. 

 

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Sabet Gelar Bandara Terbersih di Asia Pasifik

Bandara Soekarno-Hatta Sabet Gelar Bandara Terbersih di Asia Pasifik

Rabu, 25 Februari 2026 | 21:42

Pencapaian paling mencolok tahun ini adalah keberhasilan Bandara Soekarno-Hatta meraih gelar Best Airports: Cleanest Airport in Asia-Pacific (bandara terbersih) untuk pertama kalinya dalam sejarah.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill