Connect With Us

5 Sektor Terpuruk Akibat COVID-19, Ketua DPRD Tangerang Sarankan ini

Mohamad Romli | Rabu, 15 Juli 2020 | 14:24

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail. (TangerangNews.com / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 telah berdampak pada sektor ekonomi, pendidikan, ketenagakerjaan, usaha mikro kecil menengah dan pangan di Kabupaten Tangerang.

Rencana Kerja (Renja) Pemerintah Kabupaten Tangerang pun didorong Ketua DPRD setempat Kholid Ismail untuk memfokuskan anggaran demi pemulihan kondisi dampak dari pandemi virus Corona ini.

"Harus ada intervensi program untuk memulihkan kondisi ekonomi hingga mendekati kepada kondisi normal kembali," ungkap Kholid saat ditemui TangerangNews di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2020).

Kholid juga menyoroti maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) serta perusahaan yang gulung tikar. Hal ini, ditekankannya, harus menjadi fokus Pemkab Tangerang dalam renja 2021 mendatang.

"Dampak dari PHK ini luar biasa, terjadi penambahan pengangguran yang luar biasa. Harus ada solusi kongkret dari Pemda," katanya.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan itu juga menyoroti sektor UMKM tak sedikit yang gulung tikar, sehingga harus segera diinterpensi oleh kebijakan.

Pemkab juga harus benar-benar memperhatikan aspek ketersediaan pangan, untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia.

"Sementara aspek kesehatan, hal yang sangat penting juga. Jangan sampai, di tengah kondisi pandemi COVID-19 dan pascanya, layanan kesehatan untuk masyarakat menurun," imbuhnya.

"Kami sangat fokus pada lima hal itu, dan akan kami dorong menjadi sebuah kebijakan yang direalisasikan di 2021 mendatang," pungkasnya.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

BISNIS
Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:35

Pasar Cipadu, Kota Tangerang yang dahulu dikenal sebagai sentra kain dan pakaian terbesar di wilayah Tangerang tampak semakin sepi, dengan banyak kios tutup dan arus pengunjung yang jauh berkurang.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill